"Tuhan yang kami sebut dengan berbagai nama,
yang kami sembah dengan berbagai cara.
Terima kasih atas berkat yang Kau berikan,
jauhkanlah kami dari percobaan.
Amin."
- Cin(T)a
Xaliber von Reginhild Deathlock
Bukan orang penting. Idealis. Senang sains dan teknologi hingga politik dan militer.
Pelawan arus. Individualis. Tertutup. Lebih bagus di interaksi tak langsung.
Konservatif yang fleksibel. Suka berimajinasi dan menulis seenak jidatnya jarinya. Selalu terbuka terhadap kritik dan saran.
Jangan Asal Copy-Paste!Harap cantumkan alamat blog ini jika Anda mau copy-paste.

“There is no one easier to
deceivebe pertamaxed than someone who looks up to you.” ~ Sosuke AizenHmm, kutipan dari teman yang jadi musuh. Apa ada yang baru dikhianati?
IMO, di”admire” berlebihan tu kan karena dipercaya ada “truth”-nya disitu. Setidaknya sampai terbukti salah dahulu…
“From this day forth… I will stand in heavens.” ~ Sosuke Aizen
All hail Aizen!!
*ditendang*
artinya?
Kali ini saya agak kurang ngerti
BTW, maaf kalo saat ini jarang updet.
@jensen99:
Hoho, tidak, ini cuma “pencerahan” karena melihat beberapa peristiwa di blogosfer.
Saya juga sependapat kalau orang yang mengadmirasi (bahasa apa ini?
) orang/sesuatu yang lain mesti menaruh kepercayaan kalau ada “truth” di dalamnya. Masalahnya, karena sudah kadung percaya, akibatnya jadi cenderung menutup mata terhadap kritik/kesalahan yang mungkin ada disitu.
Rasanya sejalan dengan self-defense mechanism yang dijelaskan Kopral Geddoe (ada trekbeknya kesitu).
@t4rum4 | Adriano Minami:
Kasarnya sih bisa diterjemahin menjadi:
Hmm.. Kagum berlebih ya.. Sampe sekarang saya masih “mengurangi” rasa kagum sama siapapun itu. Takutnya nanti quote itu berlaku pada saya. Soalnya sudah pernah seperti itu. Hehehehehe.
waduh basa inggris saya dapet 5. susah ngomomng
Segala yang berbau ‘berlebihan’ itu tidak boleh… Telalu kagum sama sesuatu hal yang kelihatan baik bisa menjerumuskan, siapa tahu dalamnya bobrok.
Jadi harus berhati-hati dalam mengagumi, begitu?
kalau di blog ya ga ada yang bisa dipercaya mentah-mentah. Kadang seleb paling pinter pun suka ngusilin pembacanya, atau bisa jadi dari sananya lagi error.
ada kejadian apa, emang. Kok bisa nulis begini?
lah gw kena spam lagi yah?
Saya rasa wajar” saja jika kita kagum secara berlebihan,
yang saya tanya takaran berlebihan itu sejauh mana?!
Klo kagum itu sudah sampai taraf membutakan mata dalam arti konotatif ato bahasa kerennya pengkultusan individu, saya rasa itu sudah fatal. Pasalnya, Di dunia ini ga ada yang sempurna, kecuali Tuhan (baca: Allah) dan apa yang ia turunkan.
Tuhan adalah kebenaran mutlak bin absolut. Jadi, jangan diganggu gugat.
Klo dibilang ini dogma, sadarlah manusia itu hina !!!
*asbun
Setuju!!
Kekaguman membuatmu tersesat dari kebenaran.
Kekaguman yang berlebihan membuat kita buta. apapun yang dia kerjakan akan kita anggap benar, walau kita tahu kalau dia itu salah.
Saya rasa kata-kata tersebut pantas untuk di katakan ke pada pacar atau idola.
kekaguman membuat tersesat dari kebenaran…?
engga jg… tergantung juga bagaimana seseorang mengagumi apa yang dia kagumi…
kalo sekedar kagum biasa aja nggak bakal membuat orang menjadi tersesat dari kebenaran.. tapi kalo udah berlebihan…
kagum boleh aja, tapi kita semua pasti tahu kalau sesuatu yang berlebihan itu nggak baik.. tull gakk??
kekaguman membuatmu tersesat dari kebenaran
kalo saya mengagumi
anda apa saya akan tersesat juga?lho? komennya salah. harusnya yang dicoret andanya doang…
SETUJU!
jadi? hehe tetap aja travisbarker itu paling benar soalnya dia idola saya :p begitu kata hati ini
kalo kagum sama kamu mah emang ga blh berlebihan ntar jadi gemuk
Cinta itu berhalah jika berlebihan … begitu juga kekaguman pada selain ALLAH itu berhala
sok tahu mode ON
@fantasyforever:
Over-exceeded itu tak bagus, hm?
@mantan kyai:
Lha, kan ada terjemahannya, mas.
@syaorannatsume:
Menurut saya sih biar si benda itu baik sekali pun, kalau kagum buta jadi ndak bisa nerima kritik atas si baik.
Menurut Anda bagaimana?
@hariadhi:
1. Hoho, bukan dari bloger kok, mas. Dari komen-komen di suatu entri…
2. Nggak kok.
@Ordinary Kid:
Kayaknya takarannya itu sampai batas di mana dia nggak mau menerima kritik/kenyataan atas yang dia kagumi.
@Xchneider Trugray:
…dan diri sendiri.
@Putra:
Asal sadar kalau yang dikagumi juga bisa kena kritik aja.
Setuju.
@reikira:
Mestinya iya.
@Lemon S. Sile:
And..?
@aggy:
Ini dia contohnya…
*ditimpuk*
@Rindu:
Kalo ndak mengultuskan ndak apa-apa, to?
Entah. Mungkin saja saya dulu trauma over-exceeded (wah jadi curhat
). Tapi sekarang paling anti admire orang. Meniru Narcissus sedikit, harus admire ke diri sendiri.
teknik cuci otak yang bagus, kalau begitu untuk menebar kesesatan, cukup dengan memasang wajah tampan saya ini, niscaya semua orang akan kagum
waduw, sampe kagum-kagum begitu.
untuk kasus hinamori mungkin kagum tapi biarlah, mati aja itu hinamori momo, tapi untuk kasus global dan urusan sebaya kita, rasanya komunitarianisme yang lebih sering
waduhh..
ih aku jadi contoh ::hearts::