Prajurit Jerman yang Menembak dengan Bazooka

Apa anehnya jika ada seorang prajurit Jerman yang menembakkan senjata bazooka di tengah-tengah medan pertempuran pada Perang Dunia II seperti yang digambarkan dalam film-film lawas Hollywood atau permainan penembak orang pertama?

“Tidak ada yang tampak aneh dengan sepucuk bazooka tersandang di punggung…”

Jika Anda jeli, maka sebenarnya hal itu dapat terdengar agak aneh. Karena itu menandakan prajurit Jerman yang bersangkutan sedang berada dalam certain circumstances sehingga menyebabkan sang pembela negara harus menggunakan sepucuk bazooka. :P

.

.

Kalau Anda sering bermain permainan video penembak orang pertama yang mengambil setting dalam peperangan skala besar (bukan dalam suatu tempat antah berantah seperti Counter Strike :P ), misalnya Battlefield 1942, atau yang paling lawas dalam kancah dunia konsol: seri Call of Duty dan Medal of Honor, pasti ada suatu kondisi di mana baku tembak tak terelakkan (namanya juga game perang). Dari sekian baku tembak yang terjadi, akan ada satu kondisi di mana senjata mesin atau granat tangan biasa tidak lagi mempan:

Kemunculan sebuah tank. :mrgreen:

Akan sia-sia jika kendaraan lapis baja itu ditembaki dengan senapan apa pun yang Anda punya; peluru dengan diameter beberapa milimeter itu tak akan bisa menembus kulit sang panzer. Granat tangan biasa juga tidak selalu efektif jika kendaraan macam itu mau dihancurkan dengan sekali hajar. Butuh sesuatu yang lebih.

Dan saat inilah biasanya Anda akan disuguhkan — atau terpaksa membuat diri Anda disuguhkan — dengan sebuah tabung silinder, lebih panjang dari senjata lainnya, dilengkapi dengan sebuah amunisi yang besar dan bulat menancap di salah satu ujungnya. Senjata itulah yang jadi pemusnah sang badak besi; senjata yang sering disebut-sebut sebagai bazooka. :mrgreen:

Bagi para pemain multiplayer biasanya situasi ini akan lebih heboh, diramaikan dengan keributan yang mensignali kedatangan sesosok tank. Tapi tujuan utamanya tetap sama: mengondisikan agar seseorang bersenjatakan bazooka bisa berada di tempat kejadian perkara. Untuk memusnahkan keberadaan si panzer, jelas.

Disinilah letak problemanya. :?

Kembali ke paragraf awal tadi, anehkah bila seorang prajurit Jerman menembakkan senjata bazooka? Sama sekali tidak aneh, asalkan prajurit Jerman yang bersangkutan sedang berada di tiga posisi: 1) bertemu dengan sebuah badak besi (punya lawan, jelas); 2) tidak bisa menggunakan senjata anti-tank miliknya; 3) mendapat senjata anti-tank milik Amerika Serikat: bazooka.

Iya, dengan kata lain, sebenarnya senjata silinder yang sering dibawa-bawa oleh prajurit kelas berat dalam epik Perang Dunia II itu bukan tergolong jenis senjata bazooka. Senjata itu, yang bisa mengeluarkan roket untuk menghancurkan tank, disebut RPG (Rocket-propelled Grenade). Beberapa orang lebih suka untuk menyebutnya rocket launcher, barangkali juga bisa mempermudah membedakan dengan RPG yang satunya lagi. :P

Bazooka yang sering disebut-sebut merupakan nama dari RPG buatan Amerika Serikat ketika Perang Dunia II, layaknya senapan serbu buatan Rusia yang bernama AK-47. Di sisi lain, salah satu RPG buatan Jerman pada masa yang sama dikenal dengan nama Panzerschreck. Jadi kalau mau mengaitkan dengan kasus pada paragraf pertama di atas, seharusnya si prajurit Jerman menggunakan Panzerschreck (atau Panzerfaust, salah satu variannya yang lebih ekonomis). :mrgreen:

Semasa Perang Dunia II, senjata RPG punya peran penting sebagai penghancur kendaraan. Senjata ini bisa dibawa-bawa oleh infantri, maka jelas lebih portabel daripada harus membawa kendaraan kelas berat untuk mengantisipasi kekuatan tank atau sekedar untuk menghambat pengangkut personel lapis baja.

Sayang, pada perkembangannya setelah Perang Dunia II, tank tempur utama dilengkapi dengan lapisan baja yang lebih kuat dan tebal lagi. Sehingga sudah barang tentu kalau kekuatan senjata ini menjadi mandul untuk menembus lapisan sang badak besi; tambah lagi tingkat akurasi senjata ini yang bukan termasuk jempolan. :| Di kemiliteran modern, posisi RPG digantikan oleh ATGM (Anti-tank Guided Missiles), yang bisa membidik dengan lebih akurat.

Biarpun begitu, RPG masih bisa diandalkan dalam kondisi tertentu. Misalnya untuk sekedar menghancurkan gedung pertahanan lawan, atau untuk meledakkan kendaraan lapis baja yang lapisannya lebih tipis. Dalam peperangan urban yang terjadi di perkotaan, bukan tidak mungkin pula kalau RPG digunakan untuk menghancurkan helikopter yang melayang-layang di atas, seperti yang ditunjukkan pada kasus Black Hawk Down. :)

.

.

Kesimpulannya, RPG itu belum tentu bazooka, karena bazooka adalah RPG lawas bikinan Amerika Serikat ketika Perang Dunia II dulu. Mungkin sebaiknya kita meniru ucapan para kopral yang ada di film dan game perang jika bertemu sesosok tank; “We need RPG!” :mrgreen:

.

.

.

Juga diatributkan kepada bloger yang ultah hari ini.

Variasi lain dari entri klasik tentang USB, kalau ada yang ingat. :P

16 Tanggapan ke “Prajurit Jerman yang Menembak dengan Bazooka”


  1. 1 kishandono Sabtu, 12 Juli 2008 pukul 11:23

    gaya bahasa aja sih ya, kalo di indonesia kan banyak nih yang kaya gini. naik motor aja dibilang naik honda. padahal kan ga semua motor merknya honda.

  2. 2 Xaliber von Reginhild Minggu, 13 Juli 2008 pukul 1:04

    Ngga hanya di Indonesia, di luar negeri juga sering salah tafsir. :P Kalau dibilang gaya bahasa, ini memang majas, tapi kan kasusnya mirip-mirip kasus USB yang salah sebut. :mrgreen:

  3. 3 Catshade Minggu, 13 Juli 2008 pukul 8:21

    Jadi inget…waktu SMP dulu saya dan teman saya pernah ngotot-ngototan apakah sepucuk senjata yang digunakan Lara Croft (waktu itu masih Tomb Raider 2) itu namanya M-16 atau AK-47 :P

  4. 4 hariadhi Minggu, 13 Juli 2008 pukul 10:05

    Lebih lucu lagi, di game Black Hack Down, senjata anti tank bisa dikombinasikan dengan machine gun, hehehe

    Kebayang deh gw, apa ga penuh tuh tas prajuritnya? :lol:

  5. 5 jensen99 Minggu, 13 Juli 2008 pukul 15:59

    duh, xal, kayanya cuma satu dari tiap tujuhratuslimapuluh orang yang tau kalo senjata antitank personel yang ditenteng prajurit jerman era PD II itu namanya Panzerschreck atau Panzerfaust deh… :P

    yang gak bisa mbedakan pistol ama revolver aja buanyak… :|
    (duluuu… saya aja gak bisa bedakan tank ama artileri swagerak)

  6. 6 Xaliber von Reginhild Senin, 14 Juli 2008 pukul 13:39

    @Catshade:
    Ternyata apa, mas? :D

    @hariadhi:
    Begitulah game. :lol: Ada juga yang bisa bawa RPG, SMG, Revolver, dan gergaji mesin sekaligus dari balik kantong baju. :P

    @jensen99:
    Orang-orang militer biasanya tahu kok. :P
    *komparasi yang tak sesuai*

  7. 7 ardianto Senin, 14 Juli 2008 pukul 19:51

    Salah kaprah bahasa ya?
    *dari tadi skral-skrol masih belu mudheng*…

  8. 9 Strife Leonhart (gk login) Selasa, 15 Juli 2008 pukul 13:01

    *manggut-manggut*

    jadi kalo ada kalimat “Saya suka main-main dengan RPG” berarti itu kalimat multi-tafsir™ ya? :mrgreen:

  9. 10 plain love Selasa, 15 Juli 2008 pukul 19:47

    saya nggak nangkep maksudnya apa….

    masih didalam nalar saya kali ya… makanya penjelasan anda malh jadi agak membingungkan *bagi saya*

  10. 11 Xaliber von Reginhild Selasa, 15 Juli 2008 pukul 21:54

    @Strife Leonhart (gk login):
    Betul. :mrgreen:

    @plain love:
    Maksud saya, senjata yang macam itu namanya bukan bazooka… tapi RPG. :D Bazooka itu merk.

  11. 12 Mr. Fortynine Kamis, 17 Juli 2008 pukul 1:01

    Busyet dah, menjelaskan basooka dan rocket launcher saja sampai sebegininya. MANTAP!

  12. 13 Prabu Pandu Asakura® Kamis, 17 Juli 2008 pukul 16:08

    Ah, jadi inget pas maen game MoH. Saat itu yang dipakai juga Panzerfaust.

    BTW, kalau senjata anti-missile itu apa termasuk RPG juga?

  13. 14 Xaliber von Reginhild Jumat, 18 Juli 2008 pukul 23:34

    @Mr. Fortynine:
    Contoh orang kurang kerjaan. :mrgreen:

    @Prabu Pandu Asakura:
    Anti-missile? Anti-tank guided missile maksudnya? :? Atau anti-air?

  14. 15 Unit 076 Senin, 21 Juli 2008 pukul 22:11

    Maksudnya yg kayak FIM-92 Stinger itu, kali…

  15. 16 Xaliber von Reginhild Selasa, 22 Juli 2008 pukul 0:57

    Oh, kalo kayak Stinger kayaknya sudah bukan RPG lagi. ‘Kan pakainya misil/rudal balistik. :mrgreen:


Tinggalkan Balasan




Espionage?

Status

"Tuhan yang kami sebut dengan berbagai nama,
yang kami sembah dengan berbagai cara.
Terima kasih atas berkat yang Kau berikan,
jauhkanlah kami dari percobaan.

Amin."

- Cin(T)a

First of All…


Xaliber von Reginhild Deathlock

Bukan orang penting. Idealis. Senang sains dan teknologi hingga politik dan militer.

Pelawan arus. Individualis. Tertutup. Lebih bagus di interaksi tak langsung.


Konservatif yang fleksibel. Suka berimajinasi dan menulis seenak jidatnya jarinya. Selalu terbuka terhadap kritik dan saran.


Not to Forget



Jangan Asal Copy-Paste!
Harap cantumkan alamat blog ini jika Anda mau copy-paste.

Yuk.Ngeblog.web.id

Transmission


Yahoo! Messenger ID: swordsmaster_xaliber

Regiments

Graveyard

Soldiers in Field

counter

Reinforcements

  • 96,644 soldiers