*Entri ngawur, nggak usah dianggap serius*
Sudah beberapa waktu berlalu sejak munculnya kartu Axis di Indonesia. Kartu yang katanya murah, tapi justru fenomenal karena katanya berkaitan dengan Gereja Setan, bisa buat nyantet orang, bawa kutukan karena angka 666, dan lain-lainnya. Pokoknya kartu ini identik dengan setan dan hal mistis.
Tapi sebenarnya bukan. Wujud asli kartu ini memang spektakuler dan menghebohkan, tapi tidak ada hubungannya dengan setan-setanan atau hal-hal gaib lainnya. Mungkin beberapa orang di Eropa sana begitu ketakutan dengan wujud asli kartu ini sehingga menjulukinya kartu setan, tapi sebenarnya kartu ini justru erat kaitannya dengan sejarah peradaban manusia.
***
Lebih dari 65 tahun yang lalu, terdapat sebuah negara yang dipimpin oleh seorang patriotis ultranasionalis yang berambisi untuk memperluas wilayah negaranya yang terletak di Eropa. Sang patriotis yang merupakan veteran Perang Dunia I ini merasakan bahwa ia perlu membentuk sebuah kekaisaran besar bagi negaranya seperti yang dilakukan oleh leluhurnya dulu berabad-abad yang lalu. Untuk mewujudkan cita-citanya itu, ia bertemu dengan dua orang pemimpin negara lainnya. Yang satu orang adalah sesama orang Eropa, yang mana ia menganut paham fasisme, sementara seorang lagi adalah orang Asia yang kental nuansa militerismenya.
Bersama-sama, mereka kemudian membentuk sebuah poros kekuatan yang dikenal dengan nama poros Axis yang terdiri dari tiga bangsa yang masing-masing mereka pimpin: Jerman, Itali, dan Jepang. Tindakan poros Axis ini yang bernuansa fasisme ini kemudian memicu terjadinya Perang Dunia II. Dua negara super yang berandil besar dalam Perang Dunia I yang bertugas membasmi segala jenis kejahatan di muka bumi ini untungnya datang tepat pada waktunya sebelum poros Axis ini meluluhlantakan segala keindahan yang ada di dunia. Dan akhirnya, pada tahun 1945, Axis berhasil dikalahkan. And the world back to its peace.
…
…
…tapi sayangnya hanya untuk beberapa tahun. 60 tahun lebih setelah kekalahannya, kini Axis bangkit lagi. Bukan lagi diperkuat oleh kekuatan militer iblis yang dipelopori oleh tiga negara itu, namun ia bangkit dalam wujud yang lebih modern. Poros Axis telah bangkit kembali sebagai sebuah kartu telepon selular yang sekarang sedang kembali mencoba menguasai dunia.
Axis tidak lagi mengandalkan kekuatan militer; mereka tahu bahwa itu bukanlah cara yang efektif untuk menguasai dunia. Sekarang, Axis dengan paham neo-fasisme-nya, mencoba menguasai dunia dengan cara jaringan telekomunikasi. Ya! Jaringan telekomunikasi! Jaringan telekomunikasi tentu adalah salah satu hal paling vital yang pernah ada. Kita bicara dengan orang lain melalui itu, berhubungan sosial dengan orang lain melalui jaringan telekomunikasi pula. Bayangkan apa yang akan terjadi jika ada yang berhasil menguasai jaringan itu!
…Mengerikan, bukan?
Karena itu, dalam rangka melanjutkan misinya menyebarkan paham neo-fasisme dan menguasai dunia kembali, Axis mencari-cari negara mana yang paling baik untuk dikuasai jaringan telekomunikasinya. Dan akhirnya pilihan itu jatuh pada negara Indonesia. Negara yang mana setiap orangnya selalu telepon atau melakukan sms kapan pun dan dimana pun. Negara dengan pembeli HP terbanyak meskipun cuma buat gaya. Negara dengan masyarakatnya yang sering gonta-ganti HP.
Dan inilah yang harus diwaspadai. Axis bukan kartu setan, bukan kartu santet, dan apalagi bukan kartu kiriman Gereja Setan. Axis adalah bentuk neo-fasisme yang mencoba untuk menguasai dunia dengan menguasai jaringan telekomunikasi semua negara. Dimulai dari kita.
Indonesia.
***
Entri (mungkin) terkait:



Cuma buat bercanda, no offence, ok?
Nantikan review saya untuk UAS terakhir tahun ini pada entri berikutnya.
Hohoho…ternyataaa
hmm, kamu tu nge fans sama hitler beserta Nazi-nya ya?
Dasaaarrrr…. lagi-lagi ujung-ujungnya dihubungkan dengan Nazi
Sudah saya duga, pasti ada kaitannya antara Axis–Allied forces.
*toss sama Cynan*
Emang…selalu ada hubungan ny ma Nazi. Tom&Jerry lah, Axis lah…wkwkwk
Fans Nazi! ^^
Ah, tim
mwhooaaaa….
ternyata begitu ya…
*terpana*
Gombal ….
Ternyata anak buah hitler ya ????
Coool
jadi, lambangnya sekarang bukan lagi swastika, tapi kupu2 ya?
ini dia komentar di entri lain yang terkait yang bikin saya ngakak
@Mi-chan:
Ternyata..?
@madmax:
1. Saya ngga ngefans Hitler maupun Nazi, saya cume pemerhati Nazi.
@Cynanthia dan @p4ndu_454_kura:
Lho, benar kan? Axis ini! Axis!
@Amichan1013:
Tentu saja, Nazi memiliki cultural impact besar pada dunia. B-)
@Gun:
Tim what?
@cK:
Waspadalah..
@mangap:
Bukan anak buah Hitler; ini adalah wujud neo-fasisme yang baru!
@jensen99:
Nah, itu salah satu cara untuk menyamarkan identitasnya.
@madmax:
2. Hahaha, sebenarnya entri ini juga kepikiran gara-gara komen saya di tempatnya mas hariadhi, cuma dibikin lebih ‘dongeng’.
@Xaliber:
Iya deh… iyaa…. saya ngerti…
Hampir lupa… post ini (sempat) masuk be-o-te-de nggak?
*ditimpuk*
@Cynanthia:
Kayaknya sih ngga.
1. Kita harus mewaspadai kartu neo-fasisme ini.
2. Ngga sempat ngecek hehe.
Ngerti sekarang
Siap, Jenderal!
Kan supaya axis bo! …eh itu mah eksis yah?
hhaaha
kalo gtu harus dicek capres2 sekarang siapa yg make axis
bisa2 ngubah indonesia jadi ngr fasis
link balik yaa
Watdehek……………………………….. Jangan mulai lagi, bang. XD
Haha. Memang repot seperti itu. Tapi, apa bisa Axis menguasai jaringan komunikasi di Indo? Jaringannya ajah udah super sempit, gimana mau menang apalagi lawan perusahana pemerintah raksasa TELKOMSEL? Bisa-bisa dia mati sendiri. Hehehe.
Adip! Katanya mau bantuin gw!
Bagaimanapun juga Axis belum ada di daerah saya
in serius apa boong2an?
Wah… wah… wah…
Harusnya baris-baris yang menjelaskan cuma bercanda itu diilangin…
Kan bakal seru…
@Fikar:
Sip.
@Cynanthia:
Siapkan prajurit..! Kita hancurkan neo-fasisme di dunia ini!
*padahal sendirinya fas–*@Diki:
Be.. benar. :-O
Kartu ini membuktikan keeksisannya.
Eh, tunggu. Saya jadi terpikir isu-isu Gereja Setan itu untuk membuat Axis benar-benar Axis (maksudnya ‘eksis’).
@nandaep:
Berbahaya kan?
@steax:
Lihatlah dua hari lagi!
@fantasyforever:
Axis berpengalaman dalam percobaan menguasai dunia 65 tahun yang lalu. Kita tunggu saja, sebentar lagi akan muncul kartu Schutzstaffel, Gestapo, dan mungkin kartu-kartu lainnya. Itu adalah instrumen penting untuk menguasai dunia.
[/gajelas]
@ultraseven:
Di real life aja, lebih enak.
@maxbreaker:
Kalau begitu daerah anda aman dari ancaman neo-fasisme.
@Strife Leonhart:
Fast read nih ya..
*dihajar*
@ardianto:
Hehehe, tadinya mau begitu, mas, tapi nanti dikira nyebar hoax.
Gak ngerti…
Raira : Kalo nggak ngerti gak usah ngomong..
Ash : Ye.. ada di sini ni anak.. diem lu!
Raira : Wah.. gak sopan, makan nih, SERANGAN AXIS!!
Ash : ARGH!
*ditendang*
Tapi bener bos, ini entry serius atau bercanda sih -_-; Abis kayaknya gak kalah serem sama Axis versi setan2an..
Serangan Axis? ^^; Serangan titik sumbu X?
Bercanda lah.. kan ini entri ngawur.
Kalau Axis itu kartu neo-fasisme mungkin akan saya koleksi.Serangan terhadap sumbu X?
Sumbu X bukannya absis yah…
Xali rajin ya? Sampe tau sebelum2nya. O___o
And nice sarcasm. ROFL
…
Udah pernah denger versi singkatnya… dan udah bisa kira-kira karena “Axis”…
ck, ck, ck….
Klo orang di indonesia dah rasional kayaknya…
Tak ada yang namanya ditipu HOAX.
ngawur! nama axis tuh diambil dr maxis,maxis adalah operator seluler malaysia yg bekerja sama dgn saudi arabia dan indonesia(lippotel-lippo telecomunication).berhubung pemegang saham terbesar adalah maxis,jd ya wajar aja nama kartunya jd axis,spy mirip dgn induk perusahaan.itu namanya strategi bisnis.lol
@ardianto:
Absis = axis, bahasa inggrisnya.
@Uchiha Miyu:
Sebelumnya apa?
@Unit 076:
Axis pwns joo.
@t4rum4:
Setidaknya untuk hoax yang begini.
@Stash:
Thx info-nya, eniwei.
Memang ngawur, mas. Ada peringatannya to di atas?
[baru baca]
another jayus story? [ber-swt-ria]
[mulai lagi senyum-tak-simetris-nya-yang-bikin-pipi-kram]
Ini bukan bagian dari JFL lho.
OMG!!
Jadi ingat pembicaraan kita mengenai seseorang yang beralih ke fasisme… melalui kartu Absis– eh, Axis.
Wah… berubah jadi negara fasis? Indonesia?
Keren!Harus waspada…*ditimpuk*
maksudnya… waktu zaman ‘Hail Hitler’
hoahhh keren…
*kagum*
plok..plok..plok..
Axis for teh win~