A Light in the Night

A Dim Light in the Night

Ah,

The fear tears the world apart

The shattered mirror leaves nothing to gaze

But a remnant of memories

Poured into a glass of water

That shadowed by misconception

That loomed by wrong direction

Should the monks walked on the pathway

Will the illuminating torch holds sway?

No,

None can foretell the path

As the sun already slept its dream

As the moon overshadowed the night

One curtain left to be lifted

With stone and boulder rushing to hallway

Chapter 00: Creaky Steps, Craven Eyes

——————

Mohon maaf untuk segala kesalahan grammar, spelling maupun kesalahan teknis lainnya.

16 Tanggapan ke “A Light in the Night”


  1. 2 Andrew Anandhika Wijaya Kamis, 20 Maret 2008 pukul 0:20

    bagus kok puisinya….

    keren…

    untuk ukran orang yang besar di indonesia puisi berbahasa inggris ini indah…

    itu gambar rumahnya sapa…???

    *emang cuman gw atau ini puisi antiklimaks…??*

  2. 3 maxbreaker Kamis, 20 Maret 2008 pukul 21:19

    Puisi yang bagus!
    Eh tu lampu di rumahmu ya?
    Good Luck ya tuk UN nya! :)

  3. 4 Magister of Chaos Jumat, 21 Maret 2008 pukul 7:35

    Kweh!? Keren!

    Your life has just began. There’s still a long and winding path ahead waiting to be explored..hehehehehehe…

    hehehe….

  4. 5 fantasyforever Sabtu, 22 Maret 2008 pukul 17:37

    Bagus bos puisinya. Cuma agak bingung maksud puisinya. =-)

  5. 6 shinobigatakutmati Sabtu, 22 Maret 2008 pukul 18:30

    gambar bercerita segalanya……. huhuhu…. so sweet….. XD~

  6. 7 Uchiha Miyu Sabtu, 22 Maret 2008 pukul 21:06

    Lah? Kalau ini dari sebuah cerita, kenapa salah? O__o atau buatan sendiri?

    Btw, kl puisi, grammar ga masalah ^^

  7. 8 Xaliber von Reginhild Minggu, 23 Maret 2008 pukul 14:28

    @Semua komentator:
    Terima kasih.. :)

    @Andrew Anandhika Wijaya:
    Yep, memang antiklimaks kok. :D Ah, gambar itu nemu di Google. :mrgreen: Lalu diedit dikit.

    @maxbreaker:
    Ah bukan, gambar itu nemu di Google. :mrgreen: Lalu diedit dikit. Tengkyu lagi. :D

    @Magister of Chaos:
    Yeah.. the long and winding road still awaits ahead..

    @fantasyforever:
    Intinya.. sesuatu yang baru dimulai? :mrgreen:

    @shinobigatakutmati:
    Hoho. :D

    @Uchiha Miyu:
    Buatan sendiri. :?

    ———

    Sekalian izin undur diri dari blogging, kurang lebih 1 minggu. Silakan tebar komen dan pertamax. :P

  8. 9 kecoakuning11 Senin, 24 Maret 2008 pukul 8:55

    Ba-bagus… :O

    Ah, Untuk standar sebuah puisi, ini sudah bagus… (memangnya saya yang tidak puitis…)

    As Miyu said before me, grammar tidak penting untuk puisi, sama seperti grammar pada lagu :D

  9. 10 jumawa Senin, 24 Maret 2008 pukul 20:43

    *berusaha keras buat mengerti dan berakhir dengan terengah-engah*
    ah~

    maniiisss….
    komentar tulus dari anak ekskul sanggar sastra

  10. 11 Effendi Selasa, 25 Maret 2008 pukul 18:40

    Should the monks walked on the pathway

    Ya saya?

  11. 12 Xaliber von Reginhild Kamis, 27 Maret 2008 pukul 16:50

    @kecoakuning11:
    Kecoakuning? Masamune? :?
    Wah, terima kasih.. :D Menurut saya masih agak aneh sih..

    @jumawa:
    Terima kasih. :mrgreen: Diakui anak sastra. :P

    @Effendi:
    Ya, Anda. :mrgreen:
    *gajlas*

  12. 13 stey Selasa, 1 April 2008 pukul 13:45

    Hemmm..sebenarnya gambarnya sudah menceritakan segalanya..isn’t it?

  13. 14 Xaliber (di tempat lain) Sabtu, 5 April 2008 pukul 12:53

    Dalam hal ini, tidak. :P Justru gambarnya tidak ada hubungannya sama poin yang mau diutarakan.


  1. 1 Tak Bisa Hidup Tanpamu « Deathlock Lacak balik pada Jumat, 27 Juni 2008 pukul 23:51
  2. 2 Long Way to Say Goodbye « Deathlock Lacak balik pada Kamis, 3 Juli 2008 pukul 13:01

Tinggalkan Balasan




Espionage?

Status

"Tuhan yang kami sebut dengan berbagai nama,
yang kami sembah dengan berbagai cara.
Terima kasih atas berkat yang Kau berikan,
jauhkanlah kami dari percobaan.

Amin."

- Cin(T)a

First of All…


Xaliber von Reginhild Deathlock

Bukan orang penting. Idealis. Senang sains dan teknologi hingga politik dan militer.

Pelawan arus. Individualis. Tertutup. Lebih bagus di interaksi tak langsung.


Konservatif yang fleksibel. Suka berimajinasi dan menulis seenak jidatnya jarinya. Selalu terbuka terhadap kritik dan saran.


Not to Forget



Jangan Asal Copy-Paste!
Harap cantumkan alamat blog ini jika Anda mau copy-paste.

Yuk.Ngeblog.web.id

Transmission


Yahoo! Messenger ID: swordsmaster_xaliber

Regiments

Graveyard

Soldiers in Field

counter

Reinforcements

  • 97,276 soldiers