Suatu Hal Yang Penting

samurai.png

Mungkin sebenarnya ini tak begitu penting, tapi entah kenapa saya merasa harus memublikasikan entri ini terlebih dahulu. Mungkinkah ini luapan emosi dan kritik sosial bagi masyarakat sekitar? Mungkinkah ini sekedar refleksi dan renungan saja? Atau mungkinkah ini hanya sebuah apresiasi yang tak tentu?

Entahlah. Tapi yang pasti…

Seperti sebelumnya (dulu sekali), urgensi yang ditimbulkan dari penulisan entri ini mungkin tak bisa diterima dengan alasan yang logis dan rasional (meskipun dalam beberapa hal, bisa). Tapi… meskipun kesannya tidak begitu dalam dan berarti, semoga saja ini bisa lebih berguna. Karena topeng agaknya bukan ide yang bagus dalam hal ini.

. . .

. . .

. . .

. . .

. . .

. . .

. . .

“Tahu kapan untuk bicara dan tahu kapan untuk diam, sama pentingnya dengan pedang yang tajam.”

Modifikasi ekstrim dari kutipan di buku Samurai: Kastel Awan Burung Gereja

 

 

PS: Kutipan aslinya sebenarnya lebih panjang daripada ini, dan mungkin saya mengambil hanya sepotong saja. Tapi semoga maknanya tidak berubah dari apa yang saya maksud.

18 Tanggapan ke “Suatu Hal Yang Penting”


  1. 1 steax Senin, 3 Maret 2008 pukul 5:17

    Harusnya teriak pertamax nih di sini. :P

    Hmmm… Maksudnya apa ya? :mrgreen:

  2. 2 p4ndu_454kura Senin, 3 Maret 2008 pukul 8:03

    Jadi sama seperti istilah “Mulutmu Harimaumu”, ya? :?

  3. 3 hariadhi Selasa, 4 Maret 2008 pukul 0:29

    Nope, bukan sama pentingnya.

    Tahu kapan untuk bicara dan kapan untuk diam adalah pedang yang tajam. ;)

  4. 4 Effendi Selasa, 4 Maret 2008 pukul 9:09

    Saya cuma tahu satu. Tahu kapan harus memberikan komentar dan tahu kapan sekadar membaca saja. :|

    Btw, jangan berbelit-belit, menyulitkan pembaca.

  5. 5 stey Selasa, 4 Maret 2008 pukul 16:48

    maksudnya?mau hiatus?aduuhh..otak saya lagi ga mampu nih..hehe..

  6. 6 Xaliber von Reginhild Kamis, 6 Maret 2008 pukul 0:07

    @steax:
    Isn’t that obvious? :mrgreen:

    @p4ndu_454kura:
    Mungkin? :?

    @hariadhi:
    Karena disini memakai analogi dari sumber aslinya jadi… :P

    @Effendi dan stey:
    Oh, bukan soal dunia internet kok… :)

  7. 7 Effendi Kamis, 6 Maret 2008 pukul 13:57

    Bagi saya eh? Bukan bagi njenengan atau bagi mereka. :lol:

  8. 9 Uchiha Miyu Minggu, 9 Maret 2008 pukul 21:09

    Apa hubungannya sama pedang? Dipakai bila saatnya?

  9. 11 Ash Kamis, 13 Maret 2008 pukul 19:43

    ..bicaralah yang baik atau diam?? -_-a

    (halah!!)

  10. 12 Ash Sabtu, 15 Maret 2008 pukul 13:37

    …berkatalah yang baik atau diam..?

    (halah!)

  11. 13 Xaliber von Reginhild Sabtu, 15 Maret 2008 pukul 17:53

    Hmm… bisa juga..
    Tapi maksud saya adalah: “Ada saatnya untuk bicara panjang dan ada saatnya untuk membiarkan orang lain bicara.” ;)

    Ditujukan untuk beberapa orang di luar sana. :mrgreen:

  12. 14 VIDEO ANISA BAHAR BUGIL Rabu, 19 Maret 2008 pukul 11:46

    Wah wah.. Ngomongin gratisan emang enak ya! Apalagi tips gratis. Mau tips gratis isi ulang pulsa, isi ulang 1 voucher ke banyak hp, nelpon lokal gratis pk telp umum, nelpon interlokal dan SLI tarif lokal via wartel+telp umum, TIPS GPRS GRATIS PAKE IM3, tips hacking duit lewat ATM dan kartu kredit. Semua ada di situsku berikut ini:
    [censored]
    Sekaligus register ato sign up aja di situsku diatas lumayan 2000x dikunjungi situs yang kamu bikin kamu dapat $63 via check ato PAYPAL, ASYIK KAN..

  13. 15 Xaliber von Reginhild Rabu, 19 Maret 2008 pukul 23:37

    Terima kasih infonya. :D

    Tapi maaf, dilarang promosi. Apalagi kalau ngga nyambung sama entrinya. :P

  14. 16 faivon Jumat, 4 April 2008 pukul 3:00

    Yeah, sesuatu yang dipikirkan sebelum dilakukan biasanya menghasilkan sesuatu yang menjadi ekspektasi kita tapi kadang-kadang tindakan reflek juga bagus.
    Pinter-pinter aja deh menyeimbangkan semuanya :)

    Promosi blog ya http://www.faivon.wordpress.com
    hohohoho

  15. 17 Xaliber (di tempat lain) Sabtu, 5 April 2008 pukul 12:59

    Sayangnya, kadang ada sesosok figur yang selalu mendominasi pembicaraan. :| Mulut kereta api? :P

    Hoho, saya sudah pernah ke blog sana bukan?


  1. 1 April « Deathlock Lacak balik pada Minggu, 27 April 2008 pukul 22:20

Tinggalkan Balasan




Espionage?

Status

"Tuhan yang kami sebut dengan berbagai nama,
yang kami sembah dengan berbagai cara.
Terima kasih atas berkat yang Kau berikan,
jauhkanlah kami dari percobaan.

Amin."

- Cin(T)a

First of All…


Xaliber von Reginhild Deathlock

Bukan orang penting. Idealis. Senang sains dan teknologi hingga politik dan militer.

Pelawan arus. Individualis. Tertutup. Lebih bagus di interaksi tak langsung.


Konservatif yang fleksibel. Suka berimajinasi dan menulis seenak jidatnya jarinya. Selalu terbuka terhadap kritik dan saran.


Not to Forget



Jangan Asal Copy-Paste!
Harap cantumkan alamat blog ini jika Anda mau copy-paste.

Yuk.Ngeblog.web.id

Transmission


Yahoo! Messenger ID: swordsmaster_xaliber

Regiments

Graveyard

Soldiers in Field

counter

Reinforcements

  • 121,925 soldiers