Catharsis

Looking up to the sky.

I

.

I saw a bird, flapping her wings in silence

A garden surrounds her, green trees and bushes stand tall

But she can do naught to joy, as she is living within a cage

An iron cage, a protective instrument to limit her wings

.

I saw a cat, stealing fish from my neighbour

Rushing through the plains, running from its pursuer

Scars are seen on its face, engraved a harsh life it has

Its eyes show fear, but seeking happiness what it really wants

.

I saw the bird, living within her cage

Singing in silence, feigning herself from despair

Her eyes met with mine, giving a sad glare

A false act is all I can do, for I can’t reach her from distance

.

I saw the cat, rushing into the garden

Not without its food, it needs something to ate

Its eyes aimed at the bird, who living in the cage

The claws try to break the cage free, but to let the bird fall as its prey

.

I bent down, can do naught but let my eyes closing themselves

Remembering her glare, giving a hope but confusing

Remembering the cat’s rush, act of surviving this harsh life

.

I let my eyes open, and see my face reflected on the pond

Realizing what I am, I was hoped not to loose my hope

But that is just hard, as hard as knowing what I really am

Drooping and espied, as an old dog with disease

.

——————

.

Mohon maaf untuk segala kesalahan grammar, spelling maupun kesalahan teknis lainnya. Selamat tahun baru Hijriyah 1 Muharram 1429 H.

37 Tanggapan ke “Catharsis”


  1. 1 Xaliber von Reginhild Kamis, 10 Januari 2008 pukul 1:01

    Pinjam istilahnya Kopral Geddoe untuk menyebut ini; katarsis. Karena saya tak tahu penggambaran lain yang lebih tepat.

  2. 2 Hoek Soegirang Kamis, 10 Januari 2008 pukul 1:56

    karena saia ndak ngerti boso linggis, jadi saia memberikan feedback kefada tulisan yang make boso endonesa
    “Mohon maaf untuk segala kesalahan grammar, spelling maupun kesalahan teknis lainnya. Selamat tahun baru Hijriyah 1 Muharram 1429 H.”
    saia ndak ngerti grammar, tetafi tetaf saia maafken kalofun ada yang salah. dan juga selamat tahun baru hijriyah kawand!!!

  3. 3 Allheal Dins Kamis, 10 Januari 2008 pukul 2:00

    Kali ini pun isinya melihat-lihat ‘alam’.
    Kayaknya dah membudidaya yah :mrgreen:

    Ah iya. Selamat tahun baru 1429 H juga!^^

  4. 4 Praditya Kamis, 10 Januari 2008 pukul 3:25

    Haduh, bahasa linggis…

    Btw, katarsis disini apa sama seperti yg diucapkan oleh KRMT…?? :D

    Eniwei, Heppi Nyu Nyer bro… :D

  5. 5 Mardies Kamis, 10 Januari 2008 pukul 4:17

    KRMT?
    Kereta listrik model baru?
    Dibuat pake linggis?
    Apa-apaan ini?
    :mrgreen:

  6. 6 Cynanthia Kamis, 10 Januari 2008 pukul 5:28

    Hehehe, Selamat Taon Baru 1429 H, bro :P

    Eniwei, saya colong puisinya buat visual novel saya, ya :mrgreen:
    *ditembak*

  7. 7 Ash Kamis, 10 Januari 2008 pukul 8:23

    Katarsis.. kosakata yang baru bagi saya.. ternyata baik katanya maupun maknanya sangat keren.. (ketahuan gak pernah belajar bahasa nih, yang beginian baru tau)

    Yea, saya sudah tak mengerti puisi, ditulis dalam bahasa Inggris pula! Hebat kau nak, saking hebatnya saya tak bisa komentar.. -_-a

    Pokoknya Selamat tahun baru 1429 H juga!

  8. 8 steax Kamis, 10 Januari 2008 pukul 10:48

    Mulai hari ini saya akan menggunakan “engrammi” sebagai pengganti kata “ingatan”. :mrgreen:

  9. 9 bakebake Kamis, 10 Januari 2008 pukul 16:10

    Puisinya bagus, walau saya cuma ngerti setengah-setengah (karena kosakatanya banyak yang saya nggak tahu)..

    Hoho… Hoho…

    Mau mendeskripsikan pemikiran saya disini, tapi….

    …. Tidak jadi deh~

  10. 10 Xaliber von Reginhild Kamis, 10 Januari 2008 pukul 16:34

    @Hoek Soegirang:
    Terima kasih.. :P Selamat tahun baru. :D

    @Allheal Dins:
    Maksudnya ‘alam’?

    @Praditya:
    Hmm… KRMT? Stasiun televisi itu? :P

    @Mardies:
    Lho, kereta listrik? :?

    @Cynanthia:
    Silakan. :P Jangan lupa link-back. :twisted:

    @Ash:
    Saya juga baru dapat dari Kopral Geddoe kok… :P Istilah yang bagus, memang.

    Ceritanya tentang seekor burung, kucing, dan anjing aja kok. :mrgreen: Tapi analogi.

    @bakebake:
    Terima kasih. :P

    @steax:
    Silakan. :P

  11. 11 Li Xiang-ying Kamis, 10 Januari 2008 pukul 16:34

    Asyem… :lol:

    Tahun Baru buat puisi juga. Kok sama kayak saya… Bedanya ini Inggris, dan saya Mandarin… :mrgreen:

    …tapi ada makna ‘menusuknya’ sama kayak punya saya ga ya..

    *baca*

  12. 12 Xaliber von Reginhild Kamis, 10 Januari 2008 pukul 16:38

    Wah sama? :P Bedanya lagi Anda masih bisa mengerti puisinya, tapi kalau saya ngga bisa. :P Ngga ngerti mandarin. :mrgreen:

    Kayaknya ngga ada. Cuma katarsis. :P

  13. 13 Lockon Stratos a.k.a. Tendo Soji Kamis, 10 Januari 2008 pukul 16:55

    bagus2….

    *plok-plok-plok, suara tepuk tangan…*

  14. 14 jensen99 Kamis, 10 Januari 2008 pukul 19:10

    An old dog with disease? Sigh… :(

    Happy New Hijriah Year, Xaliber.

  15. 15 Xaliber von Reginhild Kamis, 10 Januari 2008 pukul 19:53

    @Lockon Stratos a.k.a. Tendo Soji:
    Terima kasih.

    @jensen99:
    Kenapa, mas? :?

  16. 16 inficio Kamis, 10 Januari 2008 pukul 20:36

    Wah, Bahasa Inggris-nya Xaliber ternyata bisa poetis juga. Walaupun Bahasa Inggrisku lumayan bagus, aku ini termasuk yang tidak “indah”, tapi lebih “struktural”. >___> Iri…

    Kesalahan grammar ada beberapa, tapi cuma sedikit-sedikit. Mau aku tulisin? :D

  17. 17 Xaliber (ngga login) Kamis, 10 Januari 2008 pukul 21:36

    Terima kasih… kata sebagian orang puisi saya juga masih kaku. :P

    Boleh. :D

  18. 18 cK Kamis, 10 Januari 2008 pukul 22:44

    puisinya kayak lirik lagu. nggak coba nyiptain lagu? :mrgreen:

  19. 19 Infinite Inficio (malas login) Kamis, 10 Januari 2008 pukul 23:03

    Eng… berhubungan aku sudah ngantuk, dan Bahasa Inggrisku juga nggak sempurna, belum tentu koreksian ini benar. Terus kalau ada bagian dimana aku malahan ngubah apa yang kau maksud, bilang saja. ^^; Sorry for seeming like a know-it-all…

    Bahasa Inggrismu sudah jauh lebih poetis daripada kebanyakan orang Indonesia, tapi IMHO masih bisa dikembangkan dengan penggunaan kata & struktur kata yang lebih variatif (?). Agh, aku nggak pintar ngasih kritik yang dapat dimengerti orang…

    (Maaf kalau berantakan, atau benda-benda kecil kayak “a”, “the”, etc. ikut diedit. Kalau menurutmu aku salah, silahkan koreksi balik)

    ~~~~~~~~~~~~~~~~

    I saw a bird, flapping her wings in silence
    A garden surrounds her, green trees and bushes stand tall
    But she can do naught to joy, as she is living within a cage
    An iron cage; a protective instrument to limit her wings

    .

    I saw a cat, stealing fish from my neighbour
    Rushing through the plains, running from its pursuer
    Scars are seen on its face, engraving the harsh life it has

    Its eyes shows fear, but seeking happiness what it really wants (all it seeks is happiness? happiness is all it really wants? Rasanya kata “all” lebih menunjukkan desperation daripada “what”)

    .

    I saw the bird, living within her cage
    Singing in silence; feigning herself from despair
    Her eyes met with mine, giving a sad glare (”glare” itu lebih menunjukkan kemarahan… jadi mungkin “glance”, “stare” atau semacamnya lebih cocok…)
    A false act only is all I can do, for I can’t reach her from the distance

    .

    I saw the cat, rushing into the garden
    Not (maksudnya pada saat ini dia belum dapat makanan, tapi perlu makanan?) without its food, it needs yet still needing something to ate eat
    Its eyes (sudah ok, tapi menurutku “stare” lebih tepat kalau menggunakan “aim”) aimed at the bird, living “who resides”/”residing” (menurutku kata “live” sudah terlalu sering dipakai; cari sinonimnya? XD) in the cage
    The claws try to break the cage free– but (nggak perlu) to let the bird fall as its prey

    .

    I bent down, can do naught but let my eyes closinge themselves
    Remembering her glare *insert replacement* givinges a hope but confusing (??? nggak ngerti maksudnya “confusing”… tolong jelasin bagian ini)
    Remembering the cat’s rush, (an?) act of surviving this harsh life

    .

    I let my eyes open, seeing (and see?) my face reflectinged on the pond
    Realizeding what I am, I was hoping hoped not to loose my hope (<– cari sinonimnya?)
    But that is just hard, as hard as knowing what I really am
    Drooping* and espied, as an old dog with a disease

    * entah kenapa, malah langsung kepikiran “dropping”. Mungkin karena ngebicarain burung? XDDD

  20. 20 Infinite Inficio (malas login) Kamis, 10 Januari 2008 pukul 23:16

    Oops, ternyata strike-through nggak bekerja. Akhirnya koreksi yang di atas jadi hancur! ;___;

    Ini koreksi tambahan.

    -Its eyes shows fear: Ubah jadi “Its eyes show fear”

    - “Seeking happiness what it really wants” ganti dengan yang di bracket.

    - A false act only I can do: ubah jadi “A false act is all I can do”

    - Not without its food, it needs something to ate: karena tanpa strikethrough jadi membingungkan… baca note dalam bracket, dan ubah jadi “Without its food, yet still needing something to eat

    - Its eyes (sudah ok, tapi menurutku “stare” lebih tepat kalau menggunakan “aim”) aimed at the bird who living in the cage: ubah jadi “… at the bird who living (”who lives”, atau “living”, tapi aku sarankan menggunakan sinonimnya)

    - I bent down, can do naught but let my eyes closing themselves: ubah jadi “I bet down; able to (karena di paragraf awal sudah pakai “can do naught”; tambah variasi) do naught but to let my eyes close themselves”

    - Remembering her glare giving a hope: ubah jadi “remembering her ______ gives me hope”?

    - I let my eyes open, seeing my face reflecting on the pond: ubah jadi “I let my eyes open, and see my face reflected on the pond”

    Ok, I think that’s all… semoga ini memperjelas koreksi yang di atas yang hancur tanpa strike-through…

  21. 21 Dekisugi Jumat, 11 Januari 2008 pukul 0:11

    jangan khawatir, orang2 aussie grammarnya juga suka pada ngawur, kok. memang agak ribet kalo mau british sejati :D

  22. 22 Infinite Inficio Jumat, 11 Januari 2008 pukul 8:41

    @ Dekisugi (namanya Dekisugi tapi gambarnya Suneo? XDDD)

    Lol, but at least we Aussie-English speakers have a sexy accent to make up for it. XDDDD

  23. 23 Infinite Inficio Jumat, 11 Januari 2008 pukul 8:42

    @ Dekisugi (namanya Dekisugi tapi gambarnya Suneo? XDDD)

    Lol, but at least we Aussie-English speakers have a sexy accent to make up for it. XDDDD We just go by anything that “sounds” good.

  24. 24 rozenesia Jumat, 11 Januari 2008 pukul 15:07

    @ Infinite Inficio (malas login): strike-through mudah, pakai [strike]kata[/strike] sahaja. :P

    [ diganti

  25. 25 rozenesia Jumat, 11 Januari 2008 pukul 15:08

    Eh, kepotong. maksud saya “]” diganti “>” dan “[” diganti “<”

    Pakai HTML. :P

  26. 26 Moerz Jumat, 11 Januari 2008 pukul 17:35

    mana itu artinya..
    ngga mudeng iki…

  27. 27 shinobigatakutmati Jumat, 11 Januari 2008 pukul 23:07

    waduh ndak ngerti juga SHino… itu intinya apa ya?
    hehe… semakin sulit mengerti semakin bagus hohoho :P

  28. 28 jensen99 Sabtu, 12 Januari 2008 pukul 18:13

    Kenapa, mas?

    Aaah, gakpapa kok… Trenyuh aja… :|

  29. 29 Xaliber von Reginhild Minggu, 13 Januari 2008 pukul 16:57

    @cK:
    Wah, lagu? Saya ngga bisa buat lagu. :P

    @Infinite Infinicio:
    *memahami*
    Rada bingung sih. :P Tapi thx… akan saya coba betulkan setelah otak ini beres.

    @Dekisugi:
    Hoho, thx mas. :D

    @rozenesia:
    “del” juga bisa. :P

    @Moerz:
    Artinya terjemahkan sendiri. :D

    @shinobigatakutmati:
    Ambigu. :P

    @jensen99:
    :?

  30. 30 inficio Minggu, 13 Januari 2008 pukul 17:40

    @ rozenesia:

    Duh. Nggak ngerti coding WP… ternyata ada strike-throughnya yah. Makasih sudah banyak membantu

    @ Xaliber:

    T___T Lain kali aku buat lebih rapi lain kali apaan.

    PS: strikethroughnya bekerja? XDDDD

  31. 31 Xaliber von Reginhild Minggu, 13 Januari 2008 pukul 18:28

    HTML biasa kok. :)
    Strikethroughnya ngga kelihatan sih; sedang diprediksi. :P

  32. 32 Andrew Wijaya Minggu, 13 Januari 2008 pukul 19:52

    robot bener-bener pencerita yang baik…. :) *digaplok*

    ya balik lagi… lebih ke membaca prosa daripada puisi….

    *yang komen ini lebih nggak bisa puisi tapi tetep nyontong demi mengejar target trepik hidayat*PLAAKKK…!!!*

  33. 34 Xaliber von Reginhild Kamis, 17 Januari 2008 pukul 23:00

    @Andrew Wijaya:
    Apa boleh buat, saya masih amatir. :(

    @Uchiha Miyu:
    :)

  34. 35 Xaliber von Reginhild Kamis, 17 Januari 2008 pukul 23:09

    @Infinite Infinicio:
    Thx koreksinya, btw.
    Beberapa ngga saya ganti, seperti yang glare karena maksudnya sedih, tapi sekaligus ada tatapan yang ‘mengerikan’. ^^; *rada bingung menuang konsepnya*
    Yang living sengaja diulang untuk memberi kesan tertentu *halah*

    Tapi thx. :D

  35. 36 mr.bowo Jumat, 15 Februari 2008 pukul 17:23

    katarsis ya??
    dulu saya juga udah pernah ikutin konsep rumah katarsis competisi bisnis yang sempat masuk 19 besar dari 18 terbaik ha…3

  36. 37 Xaliber von Reginhild Jumat, 15 Februari 2008 pukul 21:18

    Konsep rumah katarsis itu apa, mas? :P


Tinggalkan Balasan




Espionage?

Status

"Tuhan yang kami sebut dengan berbagai nama,
yang kami sembah dengan berbagai cara.
Terima kasih atas berkat yang Kau berikan,
jauhkanlah kami dari percobaan.

Amin."

- Cin(T)a

First of All…


Xaliber von Reginhild Deathlock

Bukan orang penting. Idealis. Senang sains dan teknologi hingga politik dan militer.

Pelawan arus. Individualis. Tertutup. Lebih bagus di interaksi tak langsung.


Konservatif yang fleksibel. Suka berimajinasi dan menulis seenak jidatnya jarinya. Selalu terbuka terhadap kritik dan saran.


Not to Forget



Jangan Asal Copy-Paste!
Harap cantumkan alamat blog ini jika Anda mau copy-paste.

Yuk.Ngeblog.web.id

Transmission


Yahoo! Messenger ID: swordsmaster_xaliber

Regiments

Graveyard

Soldiers in Field

counter

Reinforcements

  • 97,276 soldiers