Arsip untuk Juni, 2007

Bangga Dengan Hasil Korupsimu?

Oke. Setelah sekian lama, hari dimana kebanyakan siswa SMA Labs… err, tidak, tidak… hari dimana kebanyakan siswa SMA di seluruh Indonesia–atau mungkin dunia–berdebar-debar hatinya, telah datang. Sebagian besar dari mereka berdebar-debar, menunggu pelatuk untuk meluncurkan sang Fat Man ditekan. Ya, hari itu, tidak lain dan tidak bukan, adalah hari pembagian raport. Doomsday? Relatif, tergantung isi dari sang Fat Man, apakah membawa inti plutonium atau membawa siraman rohani yang bersih.

Berhubung kemarin saya berhalangan untuk menulis dan mengirim entri ini, maka rasa-rasanya entri yang masih berkaitan dengan dijatuhkannya Fat Man sudah dapat dijumpai di barak nomor 24 sejak kemarin. Karena kemarin Fat Man jumlahnya cukup banyak, maka rasanya radiasinya juga sudah dirasakan oleh para serdadu lainnya macamnya jendral, atau kalau mau menilik dunia yang lebih luas lagi, juga dirasakan oleh wakil jendral serta Sersan Keroro.

Yah… mungkin karena ini memang hanya sebatas kenaikan kelas, jadi mungkin tidak setegang rasanya menunggu menghadapi hasil Ujian Nasional. Bisa dibilang lebih santai, meski memang Anda tidak akan naik kelas jika ada mata pelajaran program yang tidak sesuai dengan SKM–untuk saya dan yang segenerasi sih. Jadi, apa poin kali ini? Seperti yang sudah dilakukan oleh para senior, maka saya juga mau jadi plagiator dan ikut-ikutan mencoba memberitahu hasil yang telah ditumpahkan oleh Fat Man. Singkat saja… dan sedikit review, saya rasa.

Szayel lagi menatap Anda
“Hmm… hasil dan review ya.”

…sebenarnya agak panjang juga sih.

Creating Cell Effect

Name: Creating Cell Effect [For Adobe Photoshop]
Written: 19th June 2007
Writer: swordsmaster_xaliber@yahoo.com – Xaliber
Software: Adobe Photoshop [minimal versi 7]
Description: Membuat semacam efek yang menyerupai sel, unit metabolisme terkecil pada makhluk organik.
Information: Ini mungkin tutorial saya yang ke…tiga? Atau keempat. Saya lupa. Dan kelihatannya sudah hampir setahun sejak terakhir saya menulis tutorial (memuatnya ke blog ini tidak dihitung) :D

Warning: Mengandung beberapa gambar yang secara keseluruhan berjumlah 411 KB.

Jika masih ingin membacanya, silakan klik tulisan ini.

Omong Kosong Yang Benar-benar Kosong

Mungkin karena terpengaruh oleh lingkungan sekitar, saya jadi terpengaruh untuk melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan oleh orang lain. Tidak, saya tidak bermaksud untuk menjadi mainstream, juga tidak bermaksud menjadi blogger yang mengejar traffic.
*Baidewei, katanya ada istilah ‘keren’nya lho buat yang suka cari perhatian, walaupun itu saya rasa terlalu ‘keras’.*

Nah, kembali ke permasalahan. Saya juga merasa bahwa saya ini juga robot manusia, dan mungkin perlu entri untuk melepaskan emosi (Apanya? Kelihatannya sudah lebih dari 3 entri yang isinya omong-kosong tak berguna). Jadi, ini merupakan sekedar entri yang mungkin termasuk bersifat agak nyampah, atau pribadi.

Jangan dibaca, jangan diperhatikan, dibuang saja ke sungai.

Wiki itu bukan Wikipedia!

*Sebuah panggung dihiasi oleh sebuah tirai besar yang berwarna merah darah, dimana dipinggir-pinggirnya terlihat corak garis-garis berwarna keemasan. Tiba-tiba terdengar bunyi genderang yang dimainkan. Tirai itu pun perlahan-lahan terbuka.*

 

 

Wikipedia, sebuah nama yang tentu tak asing lagi di bumi ini, terutama bagi para penghuninya yang menyukai berselancar dengan penjelajah di jaring-jaring yang bukan milik laba-laba. Oh, tidak, tidak bermaksud untuk jayus. Hmm… belum tahu apa itu Wikipedia? Kalau tak tahu, baca saja pengertian lengkap Wikipedia di halaman ini. Arti singkatnya, sesuai yang dikatakan di Wikipedia versi Indonesia, Wikipedia adalah sebuah ensiklopedia bebas di internet.

Nah, mari lanjut. Saking maraknya penggunaan Wikipedia di internet, tak sedikit yang sering memanggil-manggil mbah dukun yang satu ini. Tapi pemanggilan itu acapkali memberikan pengertian yang salah. Jadi, kali ini saya memuat entri ini bukan untuk apa-apa, tapi untuk menegaskan bahwa Wikipedia itu tidak sama dengan Wiki. Betul, tidak sama.

Wikipe-tan

“Jangan samakan Wiki dengan Wikipedia!”

Lho, apa bedanya?

Filosofinya Bleach

Sekali lagi, entri yang bersifat iseng-iseng. Saya hanya mencoba menafsirkan isi dari sebuah karya manga yang dipersembahkan oleh Kubo Tite yang memiliki judul BLEACH. Tidak pernah dengar judul manga yang satu ini? Ada baiknya kalau menilik Wikipedia terlebih dahulu, atau cukup klik tulisan BLEACH yang tadi saya berikan.

Karena saya tidak akan memulainya dengan basa-basi tentang apa itu Bleach, maka saya asumsikan Anda sekalian para pembaca telah mengetahui isi cerita dari Bleach, terutama Shinigami dan Hollow sebagai 2 faktor utama pembentuk manga ini.

...Heh?
“…he? Bleach ada filosofinya?”

Kita mulai dengan judulnya terlebih dahulu.

Stratifikasi Sosial Dengan Musik?

Jujur saja, entri ini murni didasari dengan keisengan saya, setelah selama 15 tahun lebih berdomisili di DKI Jakarta, selama kira-kira 9 tahun belajar ilmu sosial, dan setelah saya membaca sebuah balada tentang ke-mainstream-an. Ah, lebih tepatnya, membaca komentarnya.

Nah, puncaknya, saya jadi terinspirasi untuk memberikan semacam gambaran bagaimana sebuah stratifikasi sosial diberikan dengan musik. Jenis musik, lebih tepatnya. Dan, sebagaimana manusia lebih tertarik untuk melihat sebuah gambar besar daripada tulisan dengan huruf kecil-kecil yang kalau dihitung sama besarnya dengan gambar itu, maka saya akan mencoba menjelaskannya dengan gambar.

Tenang, gambarnya tidak besar kok.
Jadi, silakan klik tulisan ini untuk melihatnya.

Para Plagiator Itu Sama Dengan Seorang Balita

Hanya sekedar renungan pikiran singkat saya saja. Benar-benar suatu pikiran yang sangat singkat, karena memang hanya terlintas di kepala sekilas-sekilas saja.

...balita? Bukankah ini menjurus ke lolicon?

…Balita? Tidak salah nih?

 

Kenapa plagiator itu sama dengan balita?

Hare Gene Maseh Nonton Wayang?!

Sekarang tahun 2007. Sudah 7 tahun sejak awal milenium baru dimulai. Masanya dunia modern, masanya globalisasi. Harusnya semuanya sudah maju, semuanya sudah serba teknis, macamnya dunia yang sempat dibayang-bayangkan di majalah-majalah anak-anak dulu. Herannya, masih ada saja yang nonton wayang?

Hari gini masih peduli sama kebudayaan Jawa itu? Itu sih sudah bukan zamannya lagi… kalau mau nonton wayang, ya kembali aja ke abad 20. Sekarang sudah abad 21, abad 21! Masih mau membuang-buang waktu menyantroni warisan zaman jebot? Lupakan! Kalau Anda masih senang nonton wayang, masih suka mendengarkan lantunan gamelan, masih bangga dengan pakaian adat masing-masing, maka Anda bukan anak gaul.

Lanjutkan membaca ‘Hare Gene Maseh Nonton Wayang?!’

Membuka Tirai Dengan Basa-Basi

Setelah beberapa lama tidak mengeluarkan omong-kosong baru dan bertindak layaknya seorang anggota dalam suatu presentasi yang terdiam ketika kelompoknya dihujani oleh ribuan pertanyaan, akhirnya saya mencoba untuk menggebrak meja dengan volume minimal dan mulai berpikir langkah strategis apa yang harus dilakukan berikutnya.

Ya, saya kembali mengambil satu sentimeter langkah ke depan di tengah gemuruh prajurit yang berjuang melawan penjajah moral bangsa setelah sebelumnya melihat peluru-peluru maut yang melesat dari bedil kopral, kapten, atau sersan diatas saya yang menembus dagu sang penjajah moral. Mempelajari di dalam kehampaan pikiran sendiri, dan terkadang terpana dengan metode yang mereka gunakan, masih dengan tanpa sepatah kata yang terucap.

Lanjutkan membuka tirai dengan perlahan-lahan.


Espionage?

Status

"Tuhan yang kami sebut dengan berbagai nama,
yang kami sembah dengan berbagai cara.
Terima kasih atas berkat yang Kau berikan,
jauhkanlah kami dari percobaan.

Amin."

- Cin(T)a

First of All…


Xaliber von Reginhild Deathlock

Bukan orang penting. Idealis. Senang sains dan teknologi hingga politik dan militer.

Pelawan arus. Individualis. Tertutup. Lebih bagus di interaksi tak langsung.


Konservatif yang fleksibel. Suka berimajinasi dan menulis seenak jidatnya jarinya. Selalu terbuka terhadap kritik dan saran.


Not to Forget



Jangan Asal Copy-Paste!
Harap cantumkan alamat blog ini jika Anda mau copy-paste.

Yuk.Ngeblog.web.id

Transmission


Yahoo! Messenger ID: swordsmaster_xaliber

Regiments

Graveyard

Soldiers in Field

counter

Reinforcements

  • 112,213 soldiers