JFL Pt 2

This is JFL, I repeat. This is JFL!

Di tengah-tengah kebingungan, kepusingan, dan keragu-raguan saya, saya memutuskan untuk merilis entri ini saja. Kali ini intermezzo beneran, ngga kayak kemarin yang masih rada mikir. Yah, lumayanlah sedikit senyum (halah) bisa melepaskan stres di pikiran saya yang sedang penat ini. Jadi ngga terus bingung dan bisa senang bersenang-senang. Semoga.

Bah, cukup omong-kosongnya. Buat yang mau cari topik lain yang lebih berat, silakan jelajahi halaman indeks saya… tulisan kali ini murni untuk senang-senang saja. You have been warned.

. . .

. . .

. . .

Bagi Anda yang sempat menjelajahi blog ini, mungkin judul ini terdengar familiar. Ya, betul, bisa dibilang ini adalah sekuelnya dari kisah yang itu. :mrgreen: Tapi buat Anda yang belum familiar, tenang saja. Lihat saja dulu halaman indeks saya, karena saya tak akan menjelaskan secara panjang lebar lagi cerita yang sudah lalu dan kini akan berkisah hal yang lain lagi…

. . .

Tahukah Anda apakah Mercedes-Benz itu? Tentu tempe tahu. Ia adalah sebuah merek kendaraan transportasi darat buatan bangsa Jerman yang terkenal akan kemahalan harganya yang sampai-sampai menembus langit ketujuh. Mahalnya naudzubillah min dzalik. Mungkin cuma para engkongloberat konglomerat dan anak-anak pejabat yang gawul yang bisa menggapai mobil itu. Minimal buat gaya biar terlihat keren dan bisa menggaet wanita-wanita pujaan mereka supaya bisa disetirin pulang kepadaNya gara-gara nyelonong lampu merah ke rumah masing-masing.

Yah, pokoknya itulah sekilas tentang Mercedes-Benz. Mobil keren yang harganya mahalnya minta duit ampun. Kalau melihat logonya yang macam ini, mungkin identiknya dengan eksklusifitas. Mungkin ada juga yang kepikirannya itu mobil buat para kapitalis-kapitalis busuk. Tapi lupakanlah pikiran-pikiran negatif itu dulu. Tahukah Anda, bahwa sebenarnya logo dari produser mobil mahal itu justru mempengaruhi lambang besar lainnya, yaitu lambang yang melambangkan perdamaian?

Damai for the win.Ya, betul, kita semua rasanya sudah tahu apa arti dari lambang yang terlihat di samping. Lambang yang melambangkan perdamaian. Tapi sejarah munculnya lambang itu sendiri, seperti yang saya katakan sebelumnya, justru cukup bertolak belakang — secara tema. Bagaimana bisa sebuah brand mobil mempengaruhi lambang perdamaian, padahal keduanya tak ada kaitannya sama sekali? Segalanya diawali dengan ‘peperangan’ antara satu pihak dengan pihak yang lainnya.

***

Alkisah, saat itu hiduplah seorang aktivis kedamaian yang muak melihat kejamnya peperangan. Layaknya manusia normal lainnya, ia lebih mencintai kedamaian dibanding peperangan, dan sedang berusaha untuk mendirikan sebuah organisasi yang mengusung nama perdamaian. Tapi, ia menemui sebuah kendala. Lambang. Dia tidak menemukan lambang apa pun yang cocok bagi organisasinya. Pakai huruf V (melambangkan peace), takut dikira kelompok Vandalisme. Pakai huruf PO (Peace Organization), kesannya terlalu norak. Dia pun bingung. Hingga suatu hari, terjadilah suatu peristiwa yang inspiratif.

Saat itu perusahaan Mercedes-Benz sedang dalam masa jayanya sekarang juga sih. Mobil-mobilnya laku keras di pasaran, banyak orang yang menyukainya. Maka sudah sewajarnya jika suatu hari perusahaan itu pasti akan kedatangan seorang pencuri. Dan, memang betul, perusahaan itu suatu hari kedatangan seorang pencuri.

Pencuri itu entah bagaimana berhasil menyusup masuk ke dalam pabrik Mercedes-Benz. Dengan matanya yang melirik tajam, di dalam ruangan yang penuh dengan mobil-mobil itu dia mencoba mencari-cari cara supaya bisa mengambil mobil mahal itu dari kandangnya tanpa ketahuan. Dia pun mulai mengelilingi bagian dalam pabrik itu, yang notabene sedang tak ada penghuninya karena sudah larut malam. Sayang, dewi keberuntungan tak sedang berpihak padanya.

Sewaktu lagi berusaha menjalankan misinya, tiba-tiba muncul tiga orang penjaga bertubuh kekar dengan senternya yang menyala terang. Tiga orang itu salah satunya adalah si pencetus organisasi kedamaian yang tadi — yang beda sendiri yang lain karena badannya yang kurus kerempeng. Melihat orang-orang bertampang menyeramkan itu, spontan si pencuri langsung kaget dan lari terbirit-birit. Namun kecepatan larinya rupanya tak bisa menyaingi para penjaga yang sudah terlatih untuk mengejar maling macam dia. Alhasil, dia pun digebuki tanpa ampun. Si pencinta kedamaian itu hanya bisa menonton rekan-rekannya menghakimi si pencuri.

Sebelum beberapa gebukan dilancarkan lagi untuk meregangkan nyawanya, si maling berusaha memberikan last minute effort. Dengan sekuat tenaga, ia memohon ampun, “Mercy! Mercy!” Para penjaga yang sedaritadi memukulinya sekonyong-konyong berhenti. Tidak tahu harus berbuat apa lagi, si maling mencoba meminta permohonan ampun sekali lagi, kali ini sambil menunjukkan lambang Mercedes-Benz yang tergeletak di dekatnya — lambang yang seharusnya ditempel di mobil tapi belum ditempel — dengan harapan gilanya, siapa tahu mereka juga mau membagi sedikit dari penghasilan perusahaan tersebut. “Mercy! Mercy! Please give me mercy…” ujarnya lagi.

Karena tampang si maling yang sudah sangat memelas, akhirnya ia dilepaskan. Bagaimana pun para penjaga itu juga masih punya hati. Tapi rupanya gara-gara tindakan si maling ini, si pencetus organisasi kedamaian itu pun sekonyong-konyong mendapat pencerahan dalam pikirannya. Ia pun tahu lambang apa yang harus digunakan untuk organisasi yang akan ia buat itu.

Keesokan harinya, jadilah ia menemukan lambang yang pas bagi organisasinya. Lambang itu merupakan lambang garis vertikal dengan tiga kaki yang dikelilingi oleh lingkaran diluarnya. Usut punya usut, rupanya ide dari lambang ini timbul setelah memodifikasi lambang dari perusahaan Mercedes-Benz yang serupa. Niat ini muncul setelah si maling meminta permohonan ampun sambil membawa-bawa lambang perusahaan otomotif tersebut. Karena pengampunan cukup identik dengan perdamaian, akhirnya si pencetus organisasi itu menjadikan lambang Mercedes-Benz itulah sebagai dasar dari lambang organisasi perdamaian ciptaannya — semua karena maling tersebut. Dan hingga sekarang ini, lambang itu pun dikenal luas sebagai lambang perdamaian dunia.

***

Begitulah kisah bagaimana lambang perdamaian itu bisa tercipta. Jadi rupanya lambang aneh yang mirip dengan cakar ayam dibalik ini mempunyai latar belakang yang cukup mengharukan (apa coba?) dan justru dipionirkan oleh seorang pencuri yang meminta belas kasihan dengan lambang sebuah perusahaan otomotif. Sayang, nama pencuri itu pun tidak diketahui hingga sekarang dan terlupakan begitu saja.

. . .

. . .

. . .

. . .

. . .

PS: Garing? Maaf, deh. :P Sudah dibilang saya lagi stres dan ngga bisa berpikir jernih. :D
PS2: Capek? Jangan lah… nanti rugi. Dimana-mana, orang lebih memilih gopek kan daripada capek?

28 Tanggapan ke “JFL Pt 2”


  1. 1 jensen99 Sabtu, 1 Desember 2007 pukul 18:57

    ini true story? Lg stress aja postingannya bagus… :)

  2. 2 Xaliber von Reginhild Sabtu, 1 Desember 2007 pukul 19:00

    Wah, apakah beneran terjadi atau ngga saya ngga tahu. :P Bercandaan aja. Kalau beneran terjadi diluar tanggung jawab saya. :mrgreen:

  3. 3 jensen99 Sabtu, 1 Desember 2007 pukul 19:01

    Halah, dah besar2 ditulis JFL… :lol:

  4. 5 yarza Sabtu, 1 Desember 2007 pukul 19:33

    kaya kata bang roma:

    “banyak yang cinta damai, tapi perang semakin ramai…”

    baru tahu saya kalau lambang perdamaian diinspirasi dari lambang mercedes benz…

  5. 6 Xaliber von Reginhild Sabtu, 1 Desember 2007 pukul 19:35

    Ini JFL lho. :P Tidak ada yang benar-benar benar di JFL. :mrgreen:

  6. 7 p4ndu_454kura Sabtu, 1 Desember 2007 pukul 21:02

    ………… :|

    “Mercy! Mercy! Please give me mercy…”

    Mercy = Mercedes-Benz?

    Capek? Jangan lah… nanti rugi. Dimana-mana, orang lebih memilih gopek kan daripada capek?

    :lol:

  7. 8 peace Minggu, 2 Desember 2007 pukul 5:24

    cape de..panjang bgt,jd ga lucu klo panjang…..

  8. 9 Xaliber von Reginhild Minggu, 2 Desember 2007 pukul 9:15

    @p4ndu_454kura:
    Sebenarnya saat itu sang maling sedang meminta pengampunan (mercy/belas kasihan). Tapi di kemudian hari, salah satu satpam yang memukuli sang maling memakai istilah “Mercy” untuk menyingkat Mercedes-Benz. Alhasil, maka nama Mercy lah yang lebih kita kenal saat ini… :D
    *ngawur*

    @peace:
    Hmm… kepanjangan ya? Oke, lain kali akan dipersingkat. :)

  9. 10 Strife Leonhart Minggu, 2 Desember 2007 pukul 16:17

    Lucu juga yah… itu beneran gk?

    * JFL itu apaan ? *

  10. 11 Xaliber von Reginhild Minggu, 2 Desember 2007 pukul 16:19

    Beneran atau ngganya saya ngga tahu. Yang pasti itu karangan saya. :P

    JFL itu… lihat saja di entri JFL yang sebelumnya. :mrgreen:

  11. 12 Mihael "D.B." Ellinsworth Minggu, 2 Desember 2007 pukul 17:30

    Jayuz, kan ? Bisa jadi saya enggak percaya. :mrgreen:

  12. 13 Strife Leonhart Senin, 3 Desember 2007 pukul 16:46

    Kalo karangan sendiri sih saya 100% gk percaya

    * siap-siap kabur *

  13. 14 Dream Maker Selasa, 4 Desember 2007 pukul 15:37

    [ketawa gak jelas lagi] [dilemparin sendal supaya cepetan pergi les]

    Fufufu, sulit sekali membayangkan wajah es itu bikin cerita jayus macam ini…

    Dip… Kamu…

    Bener-bener mirip koko-ku -_- tukang jayus dengan tampang es

  14. 15 Xaliber von Reginhild Selasa, 4 Desember 2007 pukul 20:04

    @Mihael “D. B.” Ellinsworth:
    Jangan dipercaya. :mrgreen:

    @Strife Leonhart:
    JFL selalu original 100%. :P

    @Dream Maker:
    Haha ha. :mrgreen:

  15. 16 Uchiha Miyu Selasa, 4 Desember 2007 pukul 20:38

    GYAHAHAHAHA!!! HAVE MERCY!!! HWAHAHAHAHAHAHA!!!!

    “Mahalnya naudzubillah min dzalik.”

    BWAHAHAHAHAHAHAHAHAHA!!!!

    Hooo… jd originx lambang Woodstock peace gitu toh…

    Wait a minute? Is it true? O_O

    JFL por eper! :D

  16. 17 Ash Selasa, 4 Desember 2007 pukul 20:45

    Oooh.. ini cerita beneran! Wow! Hilarious!

    *gampang dibohongi*

    Buset dah ni anak, bikin satu entry intermezzo saja seperti membuat cerpen :D tapi bagus kok, buat refreshing, daripada mikirin yang berat-berat melulu (barbel, gajah)

    Btw, kapitalis apa sih sebenarnya? Saya ngasal banget waktu TO FSRD hari sabtu lalu itu..

  17. 18 Xaliber von Reginhild Selasa, 4 Desember 2007 pukul 21:29

    @Uchiha Miyu:
    Sebenarnya lawakan Mercy sempat saya buat untuk humor gangster… tapi ngga jadi. :P
    JFL 100% karangan. :mrgreen:

    @Ash:
    Memang kepanjangan kayaknya untuk tema macam kok bulutangkis (ringan) kayak gini. :?
    Hmm… kapitalis, singkatnya, orang yang menganut sistem bahwa setiap sektor produksi dimiliki secara perorangan, bukan pemerintah (sistem pasar terbuka). Jadi kalau kapitalisme sempurna, kalau ngga salah, harga-harga di pasar-pasar bisa melambung tinggi, tergantung keinginan si kapitalis. Disini, para buruh (proletariat) dijadikan kaum pekerja oleh para kapitalis. Singkatnya, kapitalis = lawannya komunis. :mrgreen:

  18. 19 Xaliber von Reginhild Selasa, 4 Desember 2007 pukul 21:30

    Sama, FSRD kemarin juga ngasal. :P Cuma kebayang pas Revolusi Industri aja, jadi gambar pabrik.

    Gambarnya apa? :?

  19. 20 Uchiha Miyu Selasa, 4 Desember 2007 pukul 23:52

    Wakakakaka!!!! Original Xali toh. :mrgreen:

    Keep it up. :D

  20. 21 Uchiha Miyu Selasa, 4 Desember 2007 pukul 23:53

    “Dip… Kamu…

    Bener-bener mirip koko-ku -_- tukang jayus dengan tampang es”

    Setuju sama njel.

  21. 23 Ash Rabu, 5 Desember 2007 pukul 21:08

    Si bos : Siapa? Saya? Saya sih pas kapitalis gambar siluet kota-kota (nggak tau dah tu maksudnya apa) Kacau banget dah.. sampe bingung sendiri saya :(

  22. 24 Xaliber von Reginhild Rabu, 5 Desember 2007 pukul 23:45

    Iya. :?
    Hoo… saya juga ngaco. Salah satu “tema” yang tersusah di tes itu. :| Menggambar kapitalisme dengan modal garis-garis zig-zag…? -_-

    Paling enak sih gambar yang tes pertama… Tinggal milih. :P Saya cuma gambar kemacetan gara-gara kumpulan pendukung tim sepak bola dari sudut pandang bird view aja. Disitu milihnya apa, dan gambarnya apa? :?

  23. 25 Ash Kamis, 13 Desember 2007 pukul 15:05

    Saya juga pilih itu lho bos..ambil dari sudut pandang supir mobil. Jadi area gambarnya dengan sukses saya persempit menjadi sebesar kaca mobil depan saja :D karena saya harus menggambar dashboard, tape, AC, dll perangkan bagian jok depan mobil itu.. :D

  24. 26 Xaliber von Reginhild Kamis, 13 Desember 2007 pukul 20:18

    Hoo… mirip Fare ya berarti? Tapi kalo Fare dari depan mobil.
    Repot ya gambarnya? :P Banyak gambar-gambar detil. Berhubung saya ngga bisa gambar bagus jadi ambilnya dari bird view aja, haha. :P

  25. 27 Sagara Sousuke Urzu-7 Selasa, 14 April 2009 pukul 23:49

    mercy tuh… kalo kita mau lewat depan org org… biar sopan.. kita ngomong: “Mercy” mass….

    itu misi… hehehehe


  1. 1 UAS, sudah. Lalu apa? « Deathlock Lacak balik pada Jumat, 14 Desember 2007 pukul 19:23

Tinggalkan Balasan




Espionage?

Status

"Tuhan yang kami sebut dengan berbagai nama,
yang kami sembah dengan berbagai cara.
Terima kasih atas berkat yang Kau berikan,
jauhkanlah kami dari percobaan.

Amin."

- Cin(T)a

First of All…


Xaliber von Reginhild Deathlock

Bukan orang penting. Idealis. Senang sains dan teknologi hingga politik dan militer.

Pelawan arus. Individualis. Tertutup. Lebih bagus di interaksi tak langsung.


Konservatif yang fleksibel. Suka berimajinasi dan menulis seenak jidatnya jarinya. Selalu terbuka terhadap kritik dan saran.


Not to Forget



Jangan Asal Copy-Paste!
Harap cantumkan alamat blog ini jika Anda mau copy-paste.

Yuk.Ngeblog.web.id

Transmission


Yahoo! Messenger ID: swordsmaster_xaliber

Regiments

Graveyard

Soldiers in Field

counter

Reinforcements

  • 121,925 soldiers