
Dimanakah engkau?
Cahayamu menyinari tanah lapang
Memberkati rerumputan yang hijau
Terpantul kilaunya dengan terang
Dimanakah engkau?
Apakah berada tinggi disana
Dan dipuja, dinanti tanpa ragu
Namun enggan melemparnya serata?
Dimanakah engkau?
Apakah dibalik gerak gemulai awan
Menutup keanggunan dirimu
Dengan selimut halus bergerak pelan?
Dimanakah engkau?
Suaramu melantun indah
Bersama semilir angin berlalu
Memberi sejuknya saat menengadah
…
…jangan keburu berpikir kalau ini ada hubungannya dengan romantis-romantisan. Coba cek dulu tag-tag yang saya berikan untuk entri ini.
Kelihatannya gara-gara posisi saya yang begini juga masih terkait dengan penyebab ketidaksanggupan saya untuk blogwalking atau foruming. Tapi untuk puisinya sendiri memang diniatkan ambigu, kok.
Soal judulnya yang bahasa Inggris tapi puisinya yang bahasa Indonesia, itu memang diniatkan begitu. Biar lebih berkesan. *halah*
Yah, sudahlah. Seperti biasa, puisi saya memang belum sebagus bang roze atau bung Lemon. Jadi, silakan berkomentar….



Fertamax.
BTW, jadi inget lagu Harmonia kalo baca ini.
Yahaa, saya malah lebih ngerasa makna yang satu lagi.
Kukuku.
…. Berjuanglah~
@p4ndu_454kura:
Apa karena padang rumputnya, ya?
@bakebake:
Kirain xali lagi poll-in-lop. wakakakaka.
bgs lho puisix
rhymex jg hbt.
btw, check entry baru miyu ya? XDDD
Waha.
Untuk puisinya sendiri, masih amatiran… ngga jelas.
Oke, dicek.
*terbang*
Kamfret.
Tiga kali *GRAAH!!!*
GRAAAh #1: Saya muak melihat rima teratur, ABAB.
GRAAAh #2: Ngaku aja mas! Kaga usah berasa bujang lapuk!
GRAAAh #3: DIBILANG JANGAN BAWA-BAWA NAMA SAYA! PAKAI ‘BUNG’ LAGI!!
GRAAAh #bonus: sialan ni leptop…
Oh, iya… Kalo berbahasa yang konsisten! Bahasa itu bukan buat keren-kerenan!
Siyalan.
Agh, sekalian *biar hetrik* mau ngomong:
Dip, inget ini dunia nyata yang lo cari. Bukan lagi dunia fana, semua sudah begitu dekat. Tidak perlu lagi menjauh.
saya tidak mengerti tentang sastra.. atau puisi.. atau apalah..
Bagi saya sih.. terlihat seperti… pencarian Tuhan (buset!)
@Lemon S. Sile:

1. Rima teratur lebih enak… lagian ditanyain mau pakai “bung” atau ngga malah ngga dijawab.
2. Judul aslinya tetap “Dimanakah engkau?”, tapi untuk judul entrinya adalah “…where are you?”. Itu maksudnya.
3.
@Ash:
Hehe, saya bukan agnostik dan belum sereligius itu, kok.