Arsip untuk Oktober, 2007

Pelajaran Sejarah dan Degenerasi Pola Pikir

Katanya, pendidikan merupakan salah satu hal yang fundamental dalam membangun negara. Pernyataan ini didukung dengan argumen yang cukup logis, bahwasanya jika masyarakat dari suatu negara diisi dengan orang-orang yang pintar dan berpendidikan, maka orang-orang pintar tersebut bisa menggunakan kepintarannya untuk membangun bangsanya agar menjadi lebih baik, dan bukannya justru menjadikan bangsa sebagai alat untuk meraih kepentingan individu.

Atas dasar itu, dibangunlah yang namanya sekolah untuk memberikan pendidikan kepada masyarakat. Dibentuk pula bagian dalam pemerintahan yang mengurusi hal terkait. Di sekolah, masyarakat diberikan berbagai macam pelajaran untuk memenuhi kebutuhan pendidikan mereka. Begitu pula yang terjadi di Indonesia.

Sekolah-sekolah di Indonesia menawarkan berbagai macam pelajaran yang bisa dinikmati oleh para pelajarnya. Macamnya pun beragam, dari Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, Teknologi Informasi dan Komunikasi, hingga Seni Musik dan lain sebagainya. Dari sekian banyak pelajaran yang ditawarkan, ada salah satunya yang bernama pelajaran Sejarah.

Sesuai namanya, pelajaran Sejarah mengajarkan akan masa lampau bagi para pelajar, bisa jadi masa lalu bangsa, bisa jadi masa lalu dunia. Katanya, pelajaran ini berguna bagi mereka agar mengetahui apa yang terjadi di masa lampau dan bisa menyerap hal baik darinya serta menghindari terulangnya hal buruk di masa lalu. Sesuai kata pepatah, “belajar dari Sejarah”. Maksudnya sih baik.

Tapi ternyata, metode pembelajaran Sejarah yang diberikan pada umumnya di negeri ini justru bukannya mendidik. Justru pembelajaran dari masa lampau ini saya bilang cenderung jadi pembodohan. Yang membencinya pun tak sedikit.

Bagaimana bisa?

Hati-hati Link Jebakan

Belakangan ini kegiatan foruming makin menyibukkan diri sendiri saja. Bukan hanya pada forum Bleach yang itu, tapi juga pada forum-forum lainnya — entah itu memang niat bergabung ke forum itu atau hanya sekedar daftar untuk mendapat akses dan menjadi leecher sialan kemudian pergi. :lol:

Afafun alasannya, minumnya teh botol Sosro saya sekarang mau membahas hal yang sempat kembali timbul di perforuman. Yah, setidaknya di perforuman saya lah. Taktik serupa sering diterapkan juga dalam bentuk lain sih, tapi ya sudah lah. :?
Blargh…

Gantung Polisi dan TNI Biar Selamat

Beberapa hari lalu saya sedang berselancar di internet, mencari suatu hal lewat fasilitas yang diberikan oleh Google. Lagi cari-cari apa saya sudah lupa. :P Pokoknya sedang cari sesuatu yang kayaknya penting, tapi mudah-mudahan masih dianggap halal sama FPI. Waktu lagi cari-cari barang itu, kebetulan waktu itu Google mempersembahkan link menuju salah satu forum yang saya kenal.

Dari hasil pencarian itu, rupanya saya justru melihat-lihat topik lain yang ada di forum itu. Maklum, sudah lama ngga kesana. Dan kemudian, saya menemukan suatu hal yang menarik.

Suatu hal yang menarik.

…dan Ramadhan pun Berakhir

Akhirnya. Tanpa terasa, bulan Ramadhan yang penuh hikmah ini pun berakhir, dengan dibukanya hari baru yang dikenal dengan nama Hari Raya Idul Fitri. Sudah selesai bangun tengah malam untuk persiapan tahan banting, sudah selesai berpuasa dari nafsu-nafsu yang menggoda, sudah selesai pula ‘berbuka dengan yang manis’. Yah, sudah selesailah dengan segala hal itu. Sekarang sudah Idul Fitri. Waktunya makan-makan; makan opor, makan sate. Waktunya mudik; bersilaturahmi dengan keluarga, dengan yang sedarah maupun tidak.

Mungkin tak terasa…

Popularitas atau Orisinalitas?

Selamat malam permisa, hari ini kita kembali lagi dengan Xaliber von Reginhild Deathlock pada blognya sendiri yang berjudul Deathlock. Di malam hari yang mana bulannya bersinar dengan terang ini, menerangi gelapnya malam meskipun tak kan menerangi gelapnya kamar tanpa lampu bohlam, saya akan kembali menulis setelah selesai dilanda Uji Teknik Sontek. Baiklah, sesuai dengan janji saya sebelumnya, maka hari ini saya akan kembali mengisi entri kali ini dengan rant belaka. Misuh-misuh lagi.

Setelah misuh-misuh soal semacam plagiarisme, kali ini saya mau kembali misuh-misuh tentang yang masih berhubungan dengan entri sebelumnya. Semoga entri kali ini yang tanpa kata sumpah serapah seperti sebelumnya bisa lebih bermanfaat dari sebelumnya–meskipun saya kira ini tak begitu penting untuk dibaca. Selamat membaca.

***

masterchief.jpg
“Should I be an inventor or an implementor?”

Lebih baik jadi penemu atau pemopuler?


Espionage?

Status

"Tuhan yang kami sebut dengan berbagai nama,
yang kami sembah dengan berbagai cara.
Terima kasih atas berkat yang Kau berikan,
jauhkanlah kami dari percobaan.

Amin."

- Cin(T)a

First of All…


Xaliber von Reginhild Deathlock

Bukan orang penting. Idealis. Senang sains dan teknologi hingga politik dan militer.

Pelawan arus. Individualis. Tertutup. Lebih bagus di interaksi tak langsung.


Konservatif yang fleksibel. Suka berimajinasi dan menulis seenak jidatnya jarinya. Selalu terbuka terhadap kritik dan saran.


Not to Forget



Jangan Asal Copy-Paste!
Harap cantumkan alamat blog ini jika Anda mau copy-paste.

Yuk.Ngeblog.web.id

Transmission


Yahoo! Messenger ID: swordsmaster_xaliber

Regiments

Graveyard

Soldiers in Field

counter

Reinforcements

  • 112,213 soldiers