Teori Darwin dan Nabi Adam

Untuk hari ini, mungkin singkat saja. Tentang masalah teori Darwin mengenai evolusi yang terkenal, beserta pernyataan tentang Nabi Adam sebagai manusia pertama di bumi ini. Sejak teori Darwin diluncurkan, rasa-rasanya banyak kaum ulama, atau yang berpengetahuan tinggi tentang Islam yang menolak mentah-mentah teori itu, dan bahkan mungkin sempat memberikan hal itu sebagai salah satu khutbah Jum’at.

Berhubung saya bukan ahli agama, tapi hanya seorang murid SMA yang sudah mau tamat biasa dengan pengetahuan agama yang minimalis pas-pasan, maka saya tidak bisa menyertakan ayat-ayat atau hadis-hadis untuk ini. Tapi, sedikit banyak, yah… saya cukup tahulah permasalahannya, meski terbatas. Maksudnya, cukup tahu alasan pro-kontranya teori Darwin ini. Maka, untuk mudahnya, kali ini saya suguhkan dialog singkat mengenai masalah penentangan teori evolusi ini saja dulu.

. . .

 

Peserta Penyanggah Penolak (PPP): Jadi begini. Kenapa Anda menolak teori Darwin?

Penolak Teori Darwin (PTD): Kenapa? Sudah jelas kan, bahwa teori tersebut menyatakan bahwa manusia berevolusi dari seekor kera.

PPP: Lalu?

PTD: Lho, sudah jelas kan? Berarti teori itu dengan kata lain mengatakan bahwa Nabi Adam sebagai manusia pertama adalah kera!

PPP: Jadi, oleh karena alasan itu Anda kontra terhadap teori itu dan menolaknya mentah-mentah?

PTD: Jelas saja. Segala hal yang dikatakan oleh buku Sejarah atau yang berada di Museum Gajah itu bohong belaka. Manusia pertama ya Nabi Adam, manusia seutuhnya. Bukan kera.

PPP: Begitu… memang benar dikatakan di Islam bahwa Nabi Adam itu adalah manusia pertama di bumi, jadi kelihatannya teori itu salah.

PTD: Bukan kelihatannya lagi. Memang salah. Selain itu, pemuka teori itu juga non-muslim, jadi dia bisa disalahkan.

PPP: Jadi Anda menolak keberadaan manusia purbakala macam Homo neanderthal dan sebangsanya? Bagaimana dengan bukti sejarah, macamnya fosil mereka?

PTD: Ya, saya menolak. Soal fosil, itu cuma rekayasa saja. Kalau pun benar adanya, itu bukan manusia, itu paling kera biasa.

PPP: Nah, bagaimana jika Anda berpikir seperti itu soal teori ini?

PTD: Berpikir bagaimana? Berpikir bahwa fosil itu fosil kera?

PPP: Ya. Dikatakan oleh teori itu dan buku-buku Sejarah, bahwa ada manusia purba yang menyerupai kera. Bagaimana kalau Anda jangan langsung menjustifikasi bahwa manusia purba yang dimaksud itu Nabi Adam?

PTD: Lho, gimana caranya? Kalau disebut manusia purba ya otomatis manusia purba itu Nabi Adam dong! Maksudmu ada manusia lain dulu selain Adam?

PPP: Iya, itu maksud saya. Jadi sebelum Nabi Adam masih ada manusia lainnya. Manusia-manusia itu yang disebut manusia purba.

PTD: Kalau begitu, Anda mau bilang bahwa yang ada di Al-Qur’an itu salah dong. Adam itu kan manusia pertama. Kalau ada manusia lain sebelum dia berarti dia bukan manusia pertama lagi.

PPP: Nah… memang begitu, saya tak bermaksud bilang Al-Qur’an itu salah. Tapi bagaimana kalau kita asumsikan begini. Manusia pertama yang sempurna (berbentuk manusia seutuhnya, Homo sapien) itu memang Nabi Adam, tapi sebelum-sebelumnya ada makhluk lain yang wujudnya tidak sempurna yang kemudian disebut manusia purba itu (Homo neanderthal, dkk).

PTD: Lalu?

PPP: Lalu… manusia purba itu berkembang dan berkembang sampai tahap mereka yang terakhir, Homo erectus/Homo georgicus. Saat itu, manusia purba itu punah atau semacamnya, kemudian setelahnya barulah diturunkan Nabi Adam.

PTD: Jadi Anda mau bilang bahwa sebelum ada Nabi Adam sudah ada makhluk lain yang sekarang ini dikenal sebagai manusia purba?

PPP: Betul. Dan manusia purba itu diklasifikasikan sebagai ‘hewan’, maka manusia pertamanya itu adalah Nabi Adam yang memang benar-benar manusia. Bukan setengah-setengah.

. . .

Yah, jadi kira-kira begitulah. Manusia pertama seutuhnya itu terhitung hanya Nabi Adam, sementara manusia purba itu tidak digolongkan sebagai manusia, melainkan makhluk lain. Sedikit banyak, inti dari entri ini terinspirasi dari pemikiran teman saya di sekolah. Kira-kira… dialognya juga terinspirasi dari dialog yang dilakukan setelah UTS Sejarah, lebih dari setahun yang lalu, sewaktu saya masih kelas X yang mana pelajaran Sejarah masih membahas tentang arkeologi.

130 Tanggapan ke “Teori Darwin dan Nabi Adam”


  1. 1 boo Senin, 2 Juli 2007 pukul 2:01

    hmm, keliatannya konklusinya uda ada di akhir ya? Manusia purba diklasifikasikan sebagai hewan, dan manusia blahlahblah.

    Kalo gitu… gw mau nanya dikit.. ini ada sesuatu yang menjanggal.

    Manusia kera— dari yang paling kuno. (di indonesia?)
    megantropus –> pitecantropus –> homo
    kurang lebih megantropus tingginya sekitar 2m, terus menegcil dikit² sampe yg terakhirnya homo sapiens.

    Kalo kamu menganggap homo sapiens itu baru ’spesies’ pertama yang paling sempurna— terus gimana kamu bisa njelasin telapak kaki gajahnya Nabi Adam yg gedenya wuihhh jauh lebih gede dari ukuran megantropus? :-? diperkirakan juga tinggi Nabi Adam itu puluhan meter kan..?

    PPP: Nah… memang begitu, saya tak bermaksud bilang Al-Qur’an itu salah. Tapi bagaimana kalau kita asumsikan begini. Manusia pertama yang sempurna (berbentuk manusia seutuhnya, Homo sapien) itu memang Nabi Adam, tapi sebelum-sebelumnya ada makhluk lain yang wujudnya tidak sempurna yang kemudian disebut manusia purba itu (Homo neanderthal, dkk).
    –> maaf, jujur aja gw masih kurang ngerti bagian di sini :P

    ehmmm, cuma penasaran aja :P

  2. 2 Temennya bang Darwin Senin, 2 Juli 2007 pukul 2:35

    Konyol ah :lol:

  3. 3 danalingga Senin, 2 Juli 2007 pukul 10:28

    Penolak Teori Darwin (PTD): Kenapa? Sudah jelas kan, bahwa teori tersebut menyatakan bahwa manusia berevolusi dari seekor kera.

    ingin meluruskan yang ini, bahwa teori evolusi darwin tidak menyebutkan manusia berasal dari kera. Hanya menyebutkan kera dan manusia berasal dari nenek moyang yang sama.

  4. 4 Lee Shan-in Senin, 2 Juli 2007 pukul 11:51

    Bagusnya bawa guru Sejarah sama guru Agama, terus diskusi sama-sama. DIjamin ga akan ada juntrungannya… :lol:

  5. 5 Death Berry de la Croix Senin, 2 Juli 2007 pukul 14:07

    Hmm….Kebanyakan fosil manusia kera yang ditemukan itu rekayasa dari rangka mulut kera berumur puluhan tahun dengan fosil manusia kera yang berumur ratusan tahun.

    Dan rangka mulut kera yang mereka temukan itu, kadang – kadang sering dipakai untuk kesimpulan secara keseluruhan. jadi tidak melihat bukti – bukti lain… :?

    Lalu teori Darwin yang menjelaskan tentang “Makhluk air yang bersiap ke darat” juga sebenarnya salah…

    1. Jenis Paru – paru. Bagaimana caranya paru – paru, yang dibuat untuk bernapas terhadap oksigen larut (dalam air), dibuat menjadi paru – paru ‘mutakhir’ dalam kurun waktu yang amat sebentar…?

    2. Berat bedan. Sekitar 40% tenaga digunakan oleh hewan darat untuk mengangkat berat badannya. Apabila hewan laut ingin ‘menjajal’ daratan, maka dia harus terbiasa dengan hal itu. Padahal berat badan mereka sendiri sebenarnya sudah ‘diangkat’ oleh gravitasi air.

  6. 6 Xaliber von Reginhild Senin, 2 Juli 2007 pukul 18:04

    Hoho, maksudnya disini hanya untuk dikhususkan ke hubungan manusia-kera saja kok :)

    @boo: Hmm… mungkin saya kurang jelas menulisnya juga… :-?
    Maksudnya saya ini, yang saya kategorikan menolak teori darwin itu (sama yang manusia purba) disini bilang kalau manusia awalnya bukan kera. Jadi para penolak yang saya maksud disini, menolak dengan alasan teori ini bilang Nabi Adam hasil evolusi dari kera. Nah, jadi maksudnya saya mau bilang kalau kera atau 1/2 keranya itu bukan di pas bagian Nabi Adam, tapi Nabi Adam itu versi selanjutnya yang ’sempurna’ atau ‘mendekati sempurna’. Begitu kira-kira :-?

    @Temennya bang Darwin: Mungkin juga sih, mengingat ini hasil rembukan dialog dulu :P

    @danalingga: Hmm.. terima kasih koreksinya :)

    @Lee Shan-in: Hoho, ini yang agak sulit :P

    @Death Berry de la Croix: Maksudnya saya sih cuma untuk yang hubungan manusia-kera saja :P
    Tapi yang versi itu salah juga, ya, mungkin saja. Kalau ngga salah ada bukunya secara spesifik yang membahas teori darwin itu sendiri :-?

  7. 7 Nathania Selasa, 3 Juli 2007 pukul 9:30

    Ngg~ saya bukan ahli agama atau sejarah, tapi coba berpentapat.. ^^ banyak sih yg menolak teori ini.

    setau gw (dari Alkitab, kalo diasumsiin benar), sebelom Adam itu gak ada kehidupan kecuali tumbuh-tumbuhan dan hewan (bukan manusia)….

    kalo teori Darwin yg diasumsiin benar, berarti ada kehidupan sebelum Adam. Dan mungkin bener statement yg bilang Adam adl manusia sempurna pertama..

    gak tau ah~ dan gak peduli.. XD makanya gw gak mo jadi arkeolog~.. wkwkwkwkwkwkwkkw..

  8. 8 Count of Madness Selasa, 3 Juli 2007 pukul 15:50

    @ Lee: Hus… Di sekolahku ada guru sejarah merangkap guru agama loo….

    Tapi kalau gak salah ada dimana gitu…(A.K.A. Lupa)
    Sebelum nabi adam turun… Ada makhluk “pintar”(Maksud mempunyai akal pikiran) yang dimusnahkan karena merusak bumi…..

  9. 9 Death Berry de la Croix Selasa, 3 Juli 2007 pukul 16:56

    Tapi yang versi itu salah juga, ya, mungkin saja. Kalau ngga salah ada bukunya secara spesifik yang membahas teori darwin itu sendiri

    Ada. “The Evolution’s Deceit” karya Harun Yahya.

  10. 10 Xaliber von Reginhild Selasa, 3 Juli 2007 pukul 21:41

    @Nathania: Maksudnya saya ‘hewan’ kurang lebih juga begitu :P

    @Count of Madness: Hmm… ini saya baru dengar (atau saya agak ketinggalan). Menarik :)
    Thx infonya :mrgreen:

    @Death Berry de la Croix: Ah ya, karyanya Harun Yahya. Yang ada versi internetnya itu kan?
    Kalau ngga salah ada satu lagi, tapi karangan orang Amerika… saya agak lupa – -a

  11. 11 andalas Selasa, 3 Juli 2007 pukul 22:53

    teori darwin memang masih debatable kok, dipandang dari segi agama jelas. banyak kalangan religius menolak. tapi, tentu saja kita tidak bisa mengatakan “pokoknya saya menolak” tanpa mampu memberi penjelasan secara ilmiah, ingat taklid juga dosa lho!

    tapi john F haught dalam bukunya yang berjudul ‘God After Darwin’ mengatakan kalo sebenarnya darwin juga memberi sumbangan yang berarti bagi teologi (ini juga tentunya masih perlu di kritisi ulang).

    Behe, yang merupakan seorang biokemis juga menolak teori evolusi dengan mengajukan sebuah analogi sederhana tentang “jam analog”

    *saya juga belum begitu paham, belum ambil makul evolusi soalnya. :mrgreen:

  12. 12 Death Berry Inc. Rabu, 4 Juli 2007 pukul 19:43

    @ andalas

    Kalau saya sih sedikit banyak sudah pakai bukti di atas. :D

  13. 13 gin Jumat, 6 Juli 2007 pukul 12:16

    Dosen agamaku pernah bilang bahwa ada salah pengertian dari kita (umat Islam) tentang “Nabi Adam adalah manusia pertama”. Sebenarnya yang dimaksud Al Qur’an itu “Nabi Adam adalah “khalifah pertama”, bukan “manusia pertama”.

  14. 14 shige Sabtu, 7 Juli 2007 pukul 11:19

    menanggapi komentar gin diatas,
    mungkin Tuhan menciptakan berbagai mahkluk lainnya yang mirip manusia, tetapi berbeda spesies. kita diciptakan sebagai makhluk yang sempurna dibedakan dengan makhluk ciptaan lainnya bukan melalui tahap evolusi menurut C.Darwin, dan kini teori evolusi sudah terbukti salah dengan ditemukannya pembuktian2 tentang kebenaran oleh para archeology modern. ^^

  15. 15 Kopral Geddoe Rabu, 11 Juli 2007 pukul 1:28

    Umm… If you’re willing to reject evolutionary theory, I don’t recommend using Harun Yahya’s works… He’s rather infamous, you see – His is quite a bad name ^^’

    But if you can still sound scientific, go ahead :)

    I myself, am not planning to bother myself with matters of ancient history hundreds of thousands of years ago :lol:

  16. 16 Bebek Jamuran... Kamis, 12 Juli 2007 pukul 0:29

    Pertama-tama saya minta maaf kalo pernyataan saya di bawah ini terkesan sotoy dan seperti sebuah ajaran sesat… Tapi inilah hasil pemikiran saya yang nggak-nggak…

    Bagaimana kalo sebenarnya yang namanya nabi Adam itu tidak ada? Jadi manusia pertama itu ya si monyet yang berjalan tegak itu…

    Lalu bagaimana dengan cerita dari Al-Qur’an yang menceritakan tentang nabi Adam?

    Bagaimana kalau semua itu adalah sebuah perjalanan spiritual dari nabi Muhammad SAW, nabi terakhir yang dilimpahkan dengan berbagai macam mukzizat yang luar biasa…

    Salah satunya adalah Al-Qur’an, yang mengandung cerita-cerita yang merupakan sebuah perjalanan spiritual dari nabi Muhammad sendiri…

    Al-Qur’an isinya perjalanan spiritual nabi Muhammad??? Bukannya itu isinya firman Allah???

    Mungkinkah Al-Qur’an yang berisi firman Allah hanya sekedar pengertian harafiah agar umat Islam dapat menerimanya dengan mudah? Bagaimana hakikat pengertian Al-Qur’an yang sebenarnya? Apakah benar hanya sebatas firman Allah yang dibukukan atau ada pengertian yang lain?

    *Ditimpuk karena dituduh menyebarkan ajaran sesat…*

    Kalo dirasa kurang berkenan, Anda berhak untuk menghiraukan komen ini, mengeditnya untuk meghilangkan kata-kata yang dianggap tidak sesuai, atau bahkan menghapusnya…

    Terakhir, saya mohoon maaf bila ada kata-kata di atas yang sekiranya kurang berkenan… Pembicaraan tentang agama memang seru, tetapi sangatlah mudah untuk menyulut api konflik… Saya tidak ingin itu terjadi. Saya hanya ingin menyampaikan pendapat saya, bila Anda tidak setuju/sepaham dengan saya, itu sah-sah saja dan saya tidak berhak untuk membuat Anda setuju/sepaham dengan saya…

    Sekian dan terima kasih atas perhatiannya…

    *Ditimpuk lagi gara-gara ngasi komen kepanjangan…*

  17. 17 Kopral Geddoe Kamis, 12 Juli 2007 pukul 6:53

    @ Bebek Jamuran
    Selamat datang di filsafat :P

  18. 18 Xaliber von Reginhild Selasa, 17 Juli 2007 pukul 19:02

    Bagaimana pun saya belum mutlak setuju teori evolusi itu salah, walau mungkin dikatakan salah. :?

    Kopral Geddoe:
    Sejarah kan (cukup) menarik. :mrgreen:
    Sekaligus mengingat pelajaran dulu. :?

    Bebek Jamuran:
    Kalau disini bebas berkata-kata, jadi kalimatnya tak akan diutak-atik sama saya. :)
    Kalau saya, dengan pengetahuan agama yang sempit, menganggap Al-Quran sebagai firman Allah. Saat ini belum berpikir sampai sejauh itu :mrgreen:

  19. 19 dnial Rabu, 18 Juli 2007 pukul 2:21

    Cara terbaik :

    PTD : Jadi anda sependapat manusia dan kera berasal dari moyang yang sama?
    PPP : Iya
    PTD : Hmm… berarti anda saudaranya kera dong?
    PPP : Bukan… bukan…
    PTD : Anda kontradiktif… Anda bilang manusia dan kera berasal dari moyang yang sama, berarti anda saudaranya kera.
    PPP : …. Nggak jadi ndukung teori darwin ….

    Hehehe….

    btw… salam kenal!!

  20. 21 ^teeN^ Selasa, 14 Agustus 2007 pukul 17:46

    Hhmm..
    soRi niy ya? tapi kLo mNuRut Q, pihaK PTD teRlaLu memaSukkan uNsuR a9aMa di daLaM iLmu pengetahuan.
    meMan9 siy, seMuanya haRus berJaLan seiMban9 dengan tidaK mLupaKan a9aMa tRutaMa dLm iLmu Pen9etahuaN.
    tapi terLalu “oveR” kLo mNuRut Q.
    Dan satu La9i, Darwin tdK biSa den9an mudah disaLahkan atas teoRinya.
    kaReNa biaR b9aiMaNa pun, Darwin tetaP bJasa dLm pKemban9an iLmu pen9etahuan.
    hehe…

    itu mNuRut Q Loh…

  21. 22 Kopral Geddoe Selasa, 14 Agustus 2007 pukul 18:13

    Btw, Darwin itu religius, lho :?

  22. 23 Xaliber von Reginhild Jumat, 17 Agustus 2007 pukul 18:15

    ^teeN^:
    Salam kenal, mbak. :)
    Intinya, sinkronisasi pengetahuan dan agama, ya?

    Kopral Geddoe:
    Hmm… bukannya Darwin sempat meragukan soal Perjanjian Lama? :?

  23. 24 Kopral Geddoe Jumat, 17 Agustus 2007 pukul 18:53

    Well, kalau di Kristianitas, sifat kritis begitu lumayan umum ‘kan?

  24. 25 Xaliber von Reginhild Jumat, 17 Agustus 2007 pukul 19:41

    Hmm… iya sih. Tapi bukannya kemudian dia ‘meninggalkan’ agamanya? Jadi semacam atheist sampai meninggal, katanya.

  25. 26 danalingga Jumat, 17 Agustus 2007 pukul 19:58

    Wah jadi pengen ikut nimbrung lagi nih,

    itu darwin meninggalkan agama apa Tuhan? Kok ujug ujug atheis sampai meninggal?

  26. 27 Xaliber von Reginhild Minggu, 19 Agustus 2007 pukul 17:52

    Eh, maaf, ralat. Bukan atheist, agnostis kelihatannya. Salah istilah. :P Jadi… hmm… sejauh pengetahuan saya, dia meninggalkan agamanya karena kurang merasa sesuai sama Kristen.

  27. 29 manusiasuper Selasa, 21 Agustus 2007 pukul 15:22

    Kalau saya bilang: “persetan dengan siapa nenek moyang kita…

    siapa kita sekarang yang harusnya kita khawatirkan..”

    Ada yang mau menanggapi?

  28. 30 Kopral Geddoe Selasa, 21 Agustus 2007 pukul 15:53

    Kalau saya bilang: “persetan dengan siapa nenek moyang kita…

    siapa kita sekarang yang harusnya kita khawatirkan..”

    Ada yang mau menanggapi?

    SETUJU!

    If you understand, things are just as they are; if you do not understand, things are just as they are.

    Zen philosophy

  29. 31 Xaliber von Reginhild Selasa, 21 Agustus 2007 pukul 19:35

    manusiasuper:
    Hmm… ya, memang, masa lalu tak akan berubah meskipun kita tahu siapa nenek moyang kita. :?
    Tapi ini yang sering (CMIIW) diperdebatkan/dibantah orang2 yang beragama, kan? Mereka kurang setuju kalau dikatakan ‘keturunan kera’.

    Dan, err… kalau dalam pembagian warisan atau silsilah keluarga, saya kira siapa ‘nenek moyang’ kita itu penting. :P
    *bercanda*.

    Kopral Geddoe:
    Kurang lebih sama… :?

  30. 32 ujang_bandros Kamis, 23 Agustus 2007 pukul 21:52

    sejarah
    bcl mode : on

    yang lalu biarlah berlalu..
    jangan lagi ini terjadi…
    biarlah kita jalani hidup di jalan yang berbeda..
    ………..

    untuk mu keyakinanmu.. untukku keyakinanku…
    kalian di sekolah pernah belajar mengenai
    kerukunan hidup antar umat beragama……
    jalanilah apa adanya…
    …………………..
    saya juga satu kost sama beda agama.. enjoy aja tuh..

  31. 33 ujang_bandros Kamis, 23 Agustus 2007 pukul 21:59

    kacian yagh mas Darwin..
    masa harus mati dalam keadaan tak beragama…
    …………
    kalo mas Darwin yakin Tuhan itu tidak ada…
    berarti mas Darwin yakin kalo udah mati.. ya mati
    kagak ada urusan apa2 lagi…
    ……………………………….
    kalo sudah begitu…. lebih baik beragama saja..
    bagi yang atheis cepatlah masuk agama yg menurut kalian benar…. anggap aja itu taruhan..
    kan kalian yakin kalo udah mati.. ya mati…..
    tapi setidaknya.. misalnya teori darwin itu salah.
    kan gak ada salahnya kita memeluk salah satu agama..
    daripada kita mati tak beragama…
    eh ternyata udah mati itu kita harus mempertanggungjawabkan semua perbuatan kita sesudah mati nanti.. (di akhirat bro)….
    tapi kalo ternyata teori darwin itu benar…
    bahwa Tuhan itu tidak ada… ya apa salahnya para atheis memeluk salah satu agama… ato emang karena beragama itu hanya buang2 waktu tenaga pikiran saja??
    masa sih?

  32. 34 Xaliber von Reginhild Kamis, 23 Agustus 2007 pukul 22:15

    Lho, bukankah Teori Evolusi Darwin itu membahas tentang evolusi? :?

  33. 35 Kopral Geddoe Kamis, 23 Agustus 2007 pukul 22:24

    Bagi saya teori evolusi, adanya Tuhan, dan afterlife itu sama sekali nggak berhubungan :D

  34. 36 Xaliber von Reginhild Kamis, 23 Agustus 2007 pukul 22:34

    Mungkin maksudnya merujuk ke komentar-komentar sebelumnya… :P

  35. 37 Uchiha Miyu Sabtu, 25 Agustus 2007 pukul 11:27

    Sumpah, tdx Me-u mau nulis topik tentang ini.

    Memang teori Darwin paling di percaya. Sampai kepala sekolah Me-u (bukan org Islam) blg gt. Kalau misalx benar, berarti itu mengatakan kalau Tuhan itu tidak ada. Ga bnr kan? Monyet ya monyet!!!!

    *bunuh Darwin pake bazoka* eh udh mati ya?

  36. 38 blueberry Rabu, 29 Agustus 2007 pukul 16:24

    woi ngaraang semuanya… huehuehue

    baca yang bener Qurannya, yang diturunkan ke bumi itu bukan manusia pertama, tapi KHALIFAH, silakan dibaca dulu ayatnya

    Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang KHALIFAH di muka bumi.”Mereka berkata: “Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?” Tuhan berfirman: “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.”(QS 2:30)

    jelas nggak sama donk antara manusia pertama dan khalifah pertama

  37. 39 Kopral Geddoe Rabu, 29 Agustus 2007 pukul 17:08

    Ya, itu adalah interpretasi alternatif yang semakin populer belakangan :P

  38. 40 Xaliber von Reginhild Rabu, 29 Agustus 2007 pukul 20:01

    Uchiha Miyu:
    Lho, saya justru cenderung ke sisi sebelah lho…

    blueberry:
    Hoo, menarik… Terima kasih infonya. :D
    Perlu baca ulang Qur’an lagi nih. :P

  39. 41 Omdo Rabu, 5 September 2007 pukul 15:04

    berani nggak menyimpulkan begini :
    jadi orang cina/jepang/sipit, orang negro, orang arab dan orang bule, orang keling/item sekalee itu beda leluhurnya, tidak se Adam !

  40. 42 Aji M Khaidir Senin, 10 September 2007 pukul 1:43

    Ketika kita masih berani menginterpretasi bahasa Tuhan sebagaimana bahasa manusia ….
    Ketika kita tidak mau belajar keras tetapi sudah berani mengambil kesimpulan ….
    Ketika kita tidak sanggup menggunakan otak pemberian maha berharga dari Sang Khalik ….
    Ketika emosi, kedengkian, kecurigaan, dan ambisi kepentingan kelompok bahkan pribadi selalu membelenggu otak dan hati kita …..
    Ketika kita tidak memiliki kesanggupan menghormati dan menghargai pendapat, apalagi jasa-jasa orang lain ….
    Ketika kita sudah berani mengambil alih kewenangan Tuhan dengan suka mengurus kepentingan orang lain, bahkan memvonis dan mengadili nasib dan hak asasi orang lain ….
    Maka, jangankan perdebatan masalah Teori Darwin, perdebatan hal-hal sepele, tidak bermutu, menggelikan bercampur memuakkan, akan senantiasa mewarnai kehidupan ini.
    Dan barangkali inilah bagian dari takdir itu.
    Yang cerdas, pandai dan arif tidak akan pernah banyak
    Yang mendominasi jagad raya memang yang tidak sempat menjadi cerdas, pandai dan bijaksana
    Dan kerusakan dunia memang harus terjadi,
    demi menuju hari akhir itu
    Maka, santai sajalah
    Percaya sajalah
    Bahwa surga dan neraka itu masih dan tetap akan ada
    Kita boleh kok memilih salah satu dari tempat itu
    Tentu harus tahu aturannya bukan ?
    Kalau hidup di bumi saja, yang tidak cerdas, pandai dan bijaksana tidak banyak disukai teman dan sulit mendapatkan pekerjaan yang layak
    Apa kira-kira surga itu lebih buruk dari di dunia ini ? Apa kira-kira para malaikat itu tidak punya kesanggupan untuk menilai secara lebih akurat siapa diri kita ini sesungguhnya ? Apa kira-kira naik surga itu bisa gratisan ? Bisa main suap sogok menyogok ?
    Amboiiii ….. TIDAK BISA ….
    Maka marilah mawas diri
    Siapa diri kita ini sesungguhnya …
    Sadarkah kita, bahwa kecemburuan, kedengkian, fitnah dan aniaya itu, dengan atas nama apapun, tak terkecuali dengan atas nama agama dan Tuhan sekalipun, adalah dosa !! Dosa besar !!!
    Percayalah …..

  41. 43 Trepasing Sabtu, 22 September 2007 pukul 0:27

    Hai, saya cuma tanya aja nih pada bagian ini

    PTD: Bukan kelihatannya lagi. Memang salah. Selain itu, pemuka teori itu juga non-muslim, jadi dia bisa disalahkan.

    Saya g bermaksud apa2, cuma hanya tanya gini:
    dari kutipan di atas bisa di simpulkan bahwa karena dia non-muslim maka bisa salah,berarti klo muslim g bisa salah? Jadi menurut saya alasan dia bisa salah bukan karena faktor non-muslimnya tetapi faktor manusianya ( manusia bisa salah dan benar)

    Hanya itu saja kok, saya g bermaksud apa2 hanya takutnya pernyataan itu menjadi sesuatu yg kontroversial. Thx

  42. 44 Xaliber von Reginhild Selasa, 9 Oktober 2007 pukul 8:23

    Omdo:
    Kenapa begitu, mas? :P

    Aji M Khaidir:
    Jadi? :P Ilmu dan iman itu harus dibarengi, kan, katanya? :?

    Trepasing:
    Ya, itu argumen yang sering dilontarkan oleh para penolak Teori Darwin, kan? :mrgreen:
    Saya sendiri sih kurang setuju dengan alasan semacam itu… :?

  43. 45 erlangs Selasa, 9 Oktober 2007 pukul 11:38

    i am intresting in this history topic

    o ya, menurut gw, mengenai manusia pertama adalah nabi adam dalam pengertian yang sempurna yang diciptakan oleh Allah dengan tangannya sendiri dari tanah liat(terdapat dalam alquran)
    adapun manusia purba adalah merupakan manusia yang hidup sebelum adam, tetapi dia tidak sempurna memiliki segala kekurangan termasuk akal pikirannya.yang tidak punya perkembangan akal
    adapun pendukung ini sesuai dengan pernyataan malaikat didalam alquran intisarinya malaikat mengatkan apakah engkau akan menciptakan orang yang saling bertumapahan darah(see QURAN)
    kita tahu bahwa malaikat tidak suka membantah perintah Allah, dan juga tidak punya pengetahuan seperti adam, maka dari mana malaikat tahu manusia akan bertumpah darah, padahal manusia itu sendiri belum diciptakan, jadi kesimpulannya bahwa manusia purbalah pernah hidup dibumi kemudian dimusnahkan allah, lalu diganti dengan keturunan adam…
    jadi spesies manusia adalah unggul. dan kita manusia bisa saja diganti oleh Allah dengan mahluk lain ini sesuai dengan pernyataan quran. jadi kita ini sudah sempurna Allah sudah tetapkan dan tidak perlu diganti lagi, karena gunungpun akan hancur memikul beban kekhalifaan dimuka bumi

    Allah Maha Tahu

    tapi kita mencoba berdiskusi
    let u try

  44. 46 celotehsaya Kamis, 11 Oktober 2007 pukul 0:21

    setoedjoeh dengan geddoe…

    knapa kita haroes ngoeroesin jang toelangnja adja oedah g djelas bentoeknja…

    mending kita pikirin mana jang haroes kita pertjaja soepaja ntar ndak digoreng Toehan dineraka…

  45. 47 Xaliber von Reginhild Kamis, 11 Oktober 2007 pukul 5:26

    erlangs:
    Ya, saya setuju kok dengan pernyataan yang itu. :) Bahwasanya ‘manusia’ yang sebenar-benarnya ya yang homo sapiens ini. ‘Kera’nya ya manusia purba. :?

    celotehsaya:
    Siapa tahu suatu saat ada yang bilang kalau kita sebenarnya keturunan alien. :P

  46. 48 celotehsaya Minggu, 21 Oktober 2007 pukul 1:27

    boekan soeatoe saat ahh….

    si ratoe itoe oedah bilang kok kalo kita mainannja alien…

  47. 49 celotehsaya Selasa, 23 Oktober 2007 pukul 10:49

    beidewei eniwei basbang…jij oedah sowan ketempatnja kandjeng ratoe kan…??? :lol:

    daoelat toeanku….

  48. 50 celotehsaya Selasa, 23 Oktober 2007 pukul 10:55

    beidewei eniwei basbang

    Ketika kita masih berani menginterpretasi bahasa Tuhan sebagaimana bahasa manusia ….
    Ketika kita tidak mau belajar keras tetapi sudah berani mengambil kesimpulan ….
    Ketika kita tidak sanggup menggunakan otak pemberian maha berharga dari Sang Khalik ….
    Ketika emosi, kedengkian, kecurigaan, dan ambisi kepentingan kelompok bahkan pribadi selalu membelenggu otak dan hati kita …..
    Ketika kita tidak memiliki kesanggupan menghormati dan menghargai pendapat, apalagi jasa-jasa orang lain ….
    Ketika kita sudah berani mengambil alih kewenangan Tuhan dengan suka mengurus kepentingan orang lain, bahkan memvonis dan mengadili nasib dan hak asasi orang lain ….
    Maka, jangankan perdebatan masalah Teori Darwin, perdebatan hal-hal sepele, tidak bermutu, menggelikan bercampur memuakkan, akan senantiasa mewarnai kehidupan ini.
    Dan barangkali inilah bagian dari takdir itu.
    Yang cerdas, pandai dan arif tidak akan pernah banyak
    Yang mendominasi jagad raya memang yang tidak sempat menjadi cerdas, pandai dan bijaksana
    Dan kerusakan dunia memang harus terjadi,
    demi menuju hari akhir itu
    Maka, santai sajalah
    Percaya sajalah
    Bahwa surga dan neraka itu masih dan tetap akan ada
    Kita boleh kok memilih salah satu dari tempat itu
    Tentu harus tahu aturannya bukan ?
    Kalau hidup di bumi saja, yang tidak cerdas, pandai dan bijaksana tidak banyak disukai teman dan sulit mendapatkan pekerjaan yang layak
    Apa kira-kira surga itu lebih buruk dari di dunia ini ? Apa kira-kira para malaikat itu tidak punya kesanggupan untuk menilai secara lebih akurat siapa diri kita ini sesungguhnya ? Apa kira-kira naik surga itu bisa gratisan ? Bisa main suap sogok menyogok ?
    Amboiiii ….. TIDAK BISA ….
    Maka marilah mawas diri
    Siapa diri kita ini sesungguhnya …
    Sadarkah kita, bahwa kecemburuan, kedengkian, fitnah dan aniaya itu, dengan atas nama apapun, tak terkecuali dengan atas nama agama dan Tuhan sekalipun, adalah dosa !! Dosa besar !!!
    Percayalah …..
    by Aji M Khaidir September 10th, 2007 at 1:43 am

    Ketika merasa agama kita terhina padahal g ada yang ngehina lho
    Ketika kita meresa agama kita ditentang sesuatu padahal cuman belum lurus doang lho
    Ketika kita memiliki keterbatasan akal untuk membalas perkataan makanya belajar gittu
    Marilah kita kembali memakan dogma dan menghadap pada-Nya walah o___0a kok malah pingin mati?

    ……amen…..

    *djoget-djoget najjong dengan gaya tarian pembawa kritikan tanpa link hujan*

    HETTRIQ

  49. 51 Xaliber von Reginhild Selasa, 23 Oktober 2007 pukul 22:58

    @celotehsaya:
    1. Saya baru baca beberapa waktu lalu ternyata memang ada kepercayaan yang percaya bahwa kita dari alien… bukan hanya ratu adil lho.

    2. Saya sudah ketempatnya. Kecuali postingan agamanya, yang lain cukup menarik kok.

    3. Ya, ya…

  50. 52 celotehsaya Rabu, 24 Oktober 2007 pukul 10:54

    1. Saya baru baca beberapa waktu lalu ternyata memang ada kepercayaan yang percaya bahwa kita dari alien… bukan hanya ratu adil lho.

    yuppie…tapi diblogg ini baru tau punya dia aja
    *g pernah buka wikipe*dan g main halo*
    dan kalo kita berpikir terlepas dari agama…Tuhan itu alien lho…

    2. Saya sudah ketempatnya. Kecuali postingan agamanya, yang lain cukup menarik kok.

    sayangnya panjang…jadi agak males baca juga…

    3. Ya, ya…

    *peragain tari para-para soalnya hujan belum turun ke bloggku*

  51. 53 Xaliber von Reginhild Minggu, 28 Oktober 2007 pukul 3:45

    Kalau mengacu pada bahasa, sebenarnya banyak alien di dunia ini. Mungkin para politikus itu sebenarnya juga alien. :?

    Ratuadil postingannya panjang tapi menarik. Beberapa.

  52. 54 celotehsaya Senin, 29 Oktober 2007 pukul 12:39

    alien yangh alien lho…

    betewe, bloggnya ratu adil haram untukmu nak…dia sekarang beralih jadi posting artis telanjang….

  53. 55 Xaliber von Reginhild Sabtu, 3 Nopember 2007 pukul 23:28

    Hoo… :?
    Kalau dari dimensi lain, kayaknya kurang tepat disebut alien…

    Masa? Kayaknya masih normal kok.

  54. 56 prih_indratno Kamis, 8 Nopember 2007 pukul 7:27

    Tidak ada manusia yang berevolusi’adam as itulah manusia pertama. Yang dijamin keaslian dalam al’quran
    yang sebelumnya itu adalah sketsa yang dibuat buat dalam bentuk yang menyerupai manusia

  55. 57 Xaliber (ngga di rumah) Kamis, 8 Nopember 2007 pukul 17:56

    Ya, itulah interpretasi saya, mas. :D Yang beneran “manusia” ya Nabi Adam.

  56. 58 argumntqu Selasa, 13 Nopember 2007 pukul 11:17

    hhmmmm…mnrut q manusia p’tma mank bner adam..
    tp dalktab dtlis pda masa adam itu ada jga “manusia2 raksasa” krang lebih gtu..
    mgqn saat tu manusia purba dblang manusia raksasa…
    jd q krang stju ma teori darwin klw manusia b’evolusi dari kera…
    pnelitian2 jga da bnyk yg ngbqtiin klw fosil2+artefak2 yg dtmuin darwin cma rekayasa c darwin
    supaya teorinya tu dpercaya dan dakui kbnarannya….
    mnurut q c gtu….
    hhe..

  57. 59 Xaliber von Reginhild Rabu, 14 Nopember 2007 pukul 23:52

    Kalau soal pembantahan itu, tak sedikit lho usaha yan dilakukan para anti-teori evolusi untuk menjatuhkan nama Darwin. :?
    Dari pembuktian ‘palsu’ macam itu hingga pencerahan spiritual a la Harun Yahya. :mrgreen:

  58. 60 argumntqu Jumat, 16 Nopember 2007 pukul 15:47

    yaa..
    smua qta kmblikan saja k Tuhan…

    hhehehe…

  59. 62 NowNow Senin, 19 Nopember 2007 pukul 14:50

    huhuhuhuhu lo semua salah….si Darwin tuh sebener nya dia ngakuin kesalahan nya cuman pengikut2 darwin..lebih tepat nya bawah2an nya Darwin masih Meyakini teori nya itu… makanya Teori Nya Itu kesebar….Gitu….

  60. 63 Xaliber von Reginhild Senin, 19 Nopember 2007 pukul 23:32

    He? Bukannya tahun 1880 Charles Darwin masih berusaha mengembangkan ide-ide evolusinya itu? :?

    Berdasarkan pengetahuan saya (yang sempit), kayaknya cerita soal itu juga salah satu usaha untuk meruntuhkan Darwin deh… :P

  61. 64 Abu Kuda Al-Laknatullahharromanirrojim Selasa, 20 Nopember 2007 pukul 0:34

    cih topik ini semakin banyak aja sampah-sampah yang nggak bisa mengakuin kekalahannya….

    @argumntqu….lalu teori apa yang bisa menggantikan teori darwin…???nggak ada ya…???yawda pake aja teori itu dulu….

    toh alkitab dan buku-bukunya darwin juga yang nulis masih manusia ini…

    @NowNow….ngemeng doang lo…mana buktinya…??? kalo ngemeng doang sih gw bisa aja bilang kalo teori evolusinya darwin itu diakui kebenarannya seratus persen oleh pihak gereja….

    see…??? semua bebas nyampah….

  62. 65 bangsatdaridolok Selasa, 18 Desember 2007 pukul 15:56

    saya kira manusia melakukan evolusi, mulai dari zaman nabi adam yang ada cm 1 manusia, ampe sekarang manusia terbagi dalam beberapa ras. dan setiap ras mempunyai karakteristik yang spesifik tergantung adaptasinya terhadap lingkungan. nabi adam diturunkan di afrika timur. n kemudian ketemu dgn siti hawa, anda bisa bayangkan bagaimana bisa dari 2 insan manusia melahirkan/menurunkan keturunan lebih dari beberapa ras yang berbeda, n saya kira ini adalah proses evolusinya manusia. proses evolusinya manusia ini terjadi karena tuntutan lingkungan, bisa lihat perbedaaan negara iklim subtropis dengan dengan negara iklim gurun, kenapa bisa warna kulitnya berbeda? bisa dilihat juga dari perubahan postur tubuh manusia pertama (u know),besar sekali kan.. dan kemudian dari masa ke masa ukuran tubuh manusia mengalami pengecilan ukuran, dan saya kira ini proses evolusi…

  63. 66 Lockon Stratos a.k.a. Tendo Soji Selasa, 18 Desember 2007 pukul 16:34

    In my sight:

    Adam memang manusia pertama, ya, Homo Sapiens pertama….

    Berarti memang ada makhluk berintelegensi sebelum manusia, yang entah kenapa di wipeout oleh Y.M.E.

    Kemungkinan akan terus ada selama berimajinasi…

  64. 67 Xaliber von Reginhild Selasa, 18 Desember 2007 pukul 18:22

    @Abu Kuda Al-Laknatullahharromanirrojim:
    Buat yang Islam, rata-rata masih menyetujui sanggahannya Harun Yahya dan lebih menyentuh Kreasionisme… :?

    @bangsatdaridolok:
    Hmm… jadi siapakah Homo sapiens pertama yang ukurannya senormal manusia sekarang? :P

    @Lockon Stratos a.k.a. Tendo Soji:
    That is also my point of view; with a little difference. :P

  65. 68 lontong sayur Minggu, 30 Desember 2007 pukul 12:58

    coba kita renungkan “manusia,kita ingin disebut manusia karena punya nurani,bisa bedakan yg benar dan salah,bisa berfikirdll.apakah kera dll bisa melakukan hal ini.dari mana manusia mendapatkan kesempurnaan akal.tentunya dari allah SWT.coba kita renungkan sekali lagi.

  66. 69 celo =3 Rabu, 2 Januari 2008 pukul 23:43

    saya rasa kera jauh lebih mengerti benar dan salah mengingat rendahnya angka kriminalitas didunia kera…bahkan kera kalo nggak ada campur tangan hormon yang disuntikkan oleh manusia nggak bakal jadi homoseks lho…beda dengan manusia yang nggak ada hujan nggak ada angin apalagi tsunami tiba-tiba jadi homoseks…apakah anda buta wahai lontong sayur…???

  67. 70 Xaliber von Reginhild Rabu, 2 Januari 2008 pukul 23:49

    Hoho, tenang, tenang. :P

    @lontong sayur:
    Hmm… semoga ini tidak fallacious. :P
    Manusia ya manusia. Kera ya kera. But they share a likely common descent. :) Setidaknya begitu yang saya tangkap dari teorinya mbah Darwin.

    Orang dewasa ingin disebut orang dewasa karena sudah bisa membedakan mana yang benar dan yang salah, juga bisa berpikir kritis, dan lain sebagainya. Apakah anak bayi bisa melakukan hal ini? Padahal sama-sama manusia. Itulah evolusi. :P

    Maaf kalau rada ngawur. :D Saya bingung analoginya dan cuma kepikiran itu gara-gara tugas sekolah.

  68. 71 Kopral Geddoe Kamis, 3 Januari 2008 pukul 0:31

    dari mana manusia mendapatkan kesempurnaan akal.tentunya dari allah SWT.coba kita renungkan sekali lagi.

    From Allah? Why not from Jesus? Why not from Brahma? Why not from Demiurge? Why not from Ymir? Why not from the Flying Spaghetti Monster?

  69. 72 Xaliber von Reginhild Kamis, 3 Januari 2008 pukul 1:07

    :lol:

    Flying Spaghetti Monster kayaknya masih belum familiar disini. :P

  70. 73 Andrew Anandhika Wijaya Minggu, 3 Februari 2008 pukul 19:08

    #Geddoe… hush makar kamu makar… musuh agama… kapir…!!!

    Flying Spaghetti Monster bukannya udah masuk wikipe ya…??? :lol:

  71. 74 Xaliber von Reginhild Minggu, 3 Februari 2008 pukul 23:51

    Di Wikipe, sudah. Di Indonesia ini — secara luas — kayaknya belum. :P

  72. 75 restava Selasa, 27 Mei 2008 pukul 20:55

    soal ini, saya pernah bercita-cita meruntuhkan teori darwin suatu saat nanti. saya belajar biologi terus tanpa henti(yah meskipun akkhirnya brenti juga) karena teori darwin itu SESAT DAN MENJERUMUSKAN! Saya setuju pendapat Anda, darwin sendiri di akhir hayatnya juga ragu akan teorinya ! ~~ cuman sori teorinya saya udah lupa…..:)

  73. 76 Xaliber von Reginhild Selasa, 27 Mei 2008 pukul 23:20

    Tapi Teori Evolusi Darwin secara sains masih diakui oleh para ilmuwan sebagai teori yang paling rasional lho. :mrgreen:

  74. 77 gentole Rabu, 4 Juni 2008 pukul 20:02

    Yah kelewat diskusinya…Tapi saya sempat baca soal dialog itu di bukunya Muhammad Isa Dawud, orang Mesir yang suka nulis yang aneh-aneh tentang Islam dan Segitiga Bermuda dll. Seingat saya dalam al-Qur’an Tuhan bukan mau menciptakan manusia pertama, tetapi “khalifah”/”"pengganti” pertama di bumi. Tuhan mengatakan, oke, manusia, sekarang jadilah raja di bumi ini. Loh kok jadi deistik ginih…

  75. 78 Xaliber von Reginhild Jumat, 6 Juni 2008 pukul 18:26

    Kalau benar begitu, rasanya penafsiran manusia sebagai khalifah pertama bisa lebih sinkron dengan teori evolusi? :mrgreen: Bantahannya anti-teori evolusi kira-kira bagaimana ya.

  76. 79 karsono Selasa, 10 Juni 2008 pukul 11:06

    menurut saya,, masalah nabi adam jadi orang pertama di bumi ini, dan saya menyangkal dugaan oleh darwin, karena gak ada saksinya manusia pertama di muka bumi ini yang yang tahu siapa yang lahir duluan,, yang jelas sebelum aku lahir itu yang lahir duluan ialah orangtua kita masing-,masing.

  77. 80 ibnusomowiyono Senin, 16 Juni 2008 pukul 20:00

    Mohon jangan dicampur adukkan antara agama dan Tuhan Yang Maha Esa! Nenek moyang kita, termasuk Nabi Adam, yakin akan yang menciptakan dirinya, yaitu Tuhan Yang Maha Esa walaupun Dia belum beragama. Orang yang belum beragama belum tentu atheis, contohnya nenek moyang kita, makanya negara kita tidak berdasarkan agama melainkan Ketuhanan Yang Maha Esa. Anda harap belajar Pancasila yang murni, belum dikotori oleh mereka yang anti Pancasila, jangan nenbaca Pancasila dengan mata kaki,tetapi dengan matahati!

  78. 81 Xaliber von Reginhild Selasa, 17 Juni 2008 pukul 0:04

    @karsono:
    Kalau itu jelas mas. :P

    @ibnusomowiyono:
    Lho, yang dibahas kan evolusi, mas. Bukan bagaimana awal kehidupan. :mrgreen: Lagipula ini tidak ada kaitannya dengan pancasila, kok. :?

  79. 82 ibnusomowiyono Selasa, 17 Juni 2008 pukul 20:00

    Jelas ada. Evolusi itu terjadi karena adanya awal kehidupan, kecuali jika anda seorang penganut teori materialisme. Dalam forum ini ada penulis yang mencampur adukkan agama dan Tuhan Yang Maha Esa, entah dari turunan Darwin atau Adam. Pancasila itu filosofi bangsa kita yang dengan tegas membedakan antara Tuhan Yang Maha Esa dengan agama, diforum ini disinggung masalah atheisme yang menganggap orang tak beragama sebagai atheis. Itu permasalahannya. Jika anda penentang teori Darwin dan meyakini teori Adam dan Hawa anda harus menghormati Nya dengan tidak menganggapnya atheis. Jika anda mengakui turunan kera maka seharus bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa,karena anda dapat berevolusi menjadi manusia yang cerdas,yang jelas bertentangan dengan ajaran agama, tetapi atas karunia Tuhan Yang Maha. Esa. Sekali lagi saya peringatkan: Jangan campur adukkan Tuhan Yang Maha Esa dengan agama, jika anda masih mengaku sebagai bangsa Indonesia yang ber Pancasila.

  80. 83 Xaliber von Reginhild Selasa, 17 Juni 2008 pukul 21:58

    Err, maksud saya yang saya bahas disini pada awalnya hanya tentang teori evolusi aja.

    Kalau tentang komentar dari mas ujang_bandros yang membahas tentang hubungan ateisme dan teori evolusi, sebenarnya dari sudut pandang saya hal itu ngga begitu relevan. :)

    Sementara kalau tentang komentar saya yang menyebut bahwa Darwin itu ateis, mohon maaf, itu kesalahan teknis dari saya. Yang saya maksud itu sebenarnya agnostik; menurut sumber yang saya baca disebutkan bahwa Charles Darwin itu agnostik sampai meninggal. Waktu itu saya salah istilah. :P

    Btw, teori evolusi mengatakan bahwa manusia dan kera itu memiliki nenek moyang yang serupa kok, bukan serta merta dari kera. :D

  81. 84 ibnusomowiyono Sabtu, 21 Juni 2008 pukul 19:37

    Trima kasih karena anda masih memiliki hati nurani, saya harap yang lain juga demikian.

  82. 85 ibnusomowiyono Minggu, 22 Juni 2008 pukul 3:51

    Saya ingatkan pada mereka yang menyakini sebagai keturunan Adam dan Eva jangan menyombongkan diri, sebaliknya bagi yang merasa dirinya sebagai turunan kera jangan berkecil hati, kepada keduanya saya ingatkan baik yang turunan kera atau yang turunan nabi Adam adalah ciptaan Tuhan Yang Maha Esa, masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Soal haridepan yang pendek saja (hidup dibumi ini) kita tidak tahu, apalagi soal kehidupan abadi yang merupakan Hak Mutlak Tuhan Yang Maha Esa, kecuali jika bagi mereka yang menganggap dirinya Tuhan YME seperti Firaun. Agama memberi tuntunan untuk menuju kehidupan abadi, namun tidak menjamin seseorang yang beragama mendapatkan Sorga, contohnya para penjahat, koruptor,penindas yang “meng

  83. 86 Breaker Zero Senin, 14 Juli 2008 pukul 20:32

    Jujur aja nih, sebenernya gw atheis… (Xaliber pasti tau siapa si Breaker Zero)

    gw bisa bilang ini, tapi mohon Xaliber tdk tersinggung !!!

    Sebenernya semua kitab suci agama itu ditulis OLEH MANUSIA !!!

    Manusia bisa saja memodifikasi isi tersebut sesuai keinginan dia !!!

    Dengan kata lain, semua agama sama saja !!! Semua hanya bualan belaka manusia !!!

    @Xaliber : woi kk jadi partner saya yu ^^… ajarin saya PHP

  84. 87 matkendor Senin, 4 Agustus 2008 pukul 17:08

    sebagai manusia, pasti bisa membedakan mana yang benar dan mana yang salah,,,
    kalo tentang darwin menyadari bahwa teorinya salah diambang kematiannya itu memang benar adanya,,,
    karena firaun saja diambang kematiannya dia bertobat, hal itu jg yang membuat darwin mengakui kesalahannya,,,
    biasanya, orang yang sedang menghadapi maut/kematiannya (sakarotul maut)pasti nuraninya akan muncul,,,,

  85. 88 ibnusomowiyono Kamis, 7 Agustus 2008 pukul 7:55

    Yang harus diketahui teori Darwin bukan hanya berurusan dengan masalah asal usul manusia, melainkan evolisi semua makluk hidup di bumi. Manusia berhak untuk “menolak” teori Darwin karena meyakini bahwa dirinya adalah turunan Adam dan Eva.Tetapi apa manfaatnya untuk memusuhi/meruntuhkan “seluruh” teori Darwin, yang kenyataannya sebagian masih dibutuhkan diberbagai bidang ilmu pengetahuan, misalnya bidang botani. Jika suatu teori tak bermanfaat pasti akan runtuh/ ditinggalkan dengan sendirinya. Adalah tak objektif jika teori itu dianggap sebagai sebab Nazi cs yang entah dirinya keturunan siapa/apa memperlakukan sesama manusia sebagai binatang. Ibaratnya sebilah pisau yang sangat tajam, dapat digunakan untuk mengoperasi (menolong) atau mencabik-cabik tubuh manusia (mutilasi) tergantung digunakan untuk apa dan ditangan siapa. Energi inti (nuklir) dapat digunakan untuk menyediakan energi untuk kenyamanan hidup,dimanfaatkan dalam tehnologi dan rekayasa genetika, bidang kedokteran, tetapi ditangan mereka yang ingin menang sendiri dapat dimanfaatkan untuk memusnahkan peradaban manusia. Jadi: jangan salahkan teori Darwin, salahkan mereka yang menyalah gunakan teori itu. Akan lebih bermanfaatkan kita “mengkritisi” sebuah teori dari pada berusaha meruntuhkan/ melenyapkannya. Sejarah telah membuktikan: tatkala orang beranggapan dunia/bumi sebagai pusat jagat raya ada seorang ahli astronomi yang mengoreksi bahwa bumi hanya sebuah planet yang mengelilingi matahari. Koreksi itu sangat bermanfaat dari pada kita “mentah-mentah” menolaknya, apalagi “menghukum” penggagas teori itu. Coba bayangkan, andaikata “gagasan” astronome itu diruntuhkan, sampai sekarang manusia akan tetap beranggapan bumi merupakan pusat jagad raya, akibatnya tak ada bedanya antara kera dan manusia, manusia tak akan mengalami kemajuan walaupun mereka turunan kera maupun turunan Adam dan Hawa.
    Mungkin ada manfaatnya anda membaca tulisan saya “Basic Information of Universe” yang berbahsa Inggris atau “Teori Minimalis”(berbahasa Indonesia) di http://www.ibnusomowiyono.multiply.com. Semoga bermanfaat untk memperluas wawasan anda tentang Alam Semesta.

  86. 89 Sri Sudarmadi Selasa, 19 Agustus 2008 pukul 16:34

    Pertentangan semacam ini tidak akan selesai karena ibarat debat orang-orang buta tentang gajah, padahal masing masing hanya meraba bagian tertentu tubuh gajah. Nah supaya tidak sesat dan menyesatkan orang lain tokoh-tokoh agama pelajarilah dan fahami teori Darwin secara utuh, sebelum memberikan komentar apalagi fatwa.

    Hampir semua penentang Darwin beralasan Darwin berpendapat manusia berasal dari kera, padahal teori Darwin tidak satupun menyebut demikian.

    Silakan jangan sampai mempertahankan akidah malah menyebar fitnah.

    Semoga Allah SWT selalui memaafkan dan melindungi kita. Amien.

  87. 90 John Senin, 25 Agustus 2008 pukul 20:40

    Saya bukan ahli agama dan juga bukan ahli sejarah. saya juga bukan kafir.
    yang diributkan masalah nabi adam adalah manusia pertama.
    Justru saya lebih berpendapat teori darwin mendekati suatu Evolusi keberadaan manusia kenapa? kalau dikatakan nabi adam adalah manusia pertama yang sempurna?, lalu dari manakah asal usulnya nabi adam ? apakah dikatakan sempurna langsung menjadi manusia dewasa ?.
    Kita ketahui manusia adalah mahluk hidup yang sempurna tapi lemah,
    kenapa dikatakan lemah ?. karena begitu dilahirkan bayi tidak bisa berbuat apa-apa, sang ibu harus menyusui dan dijaga sampai dia bisa merangkak dan berjalan, kita lihat binatang, begitu dilahirkan langsung bisa berjalan. artinya jika manusia pertama lahir melalui proses bayi lalu bayi siapakah dia ?(Tidak ada orang tua).
    Jadi apakah mungkin manusia pertama yang dikatakan sebagai nabi adam dilahirkan langsung menjadi manusia dewasa ? Itu artinya melawan hukum alam, yaitu hukum kewajaran ! hukum kewajaran alam adalah semua melalui suatu proses, pohon mulai dari kecil menjadi tinggi, binatang lahir dari kecil menjadi besar. semua ada tahapannya.
    tapi kalau dikatakan manusia pertama lahir atas kuasa yang diatas, menurut saya ya agak ….? lalu setelah diciptakan adam lalu tercipta hawa yang lahir dari tulang rusuk adam (seperti membuat boneka aja lalu disulap, binsalabin jadi deh manusia kedua).
    dengan kata lain kita-kita ini adalah manusia haram dong, karena kemungkinan besar anak-anaknya adam dan hawa saling kawin?
    Dari mana orang bisa tahu adam dalah manusia pertama ?
    apakah dari wahyu-wahyu yang ditulis menjadi bukti sejarah umat beragama ?.
    sedangkan kita ketahui melalui sejarah, bahwa manusia baru mengenal aksara tidak kurang dari 5.500 tahun yang lalu.
    jadi bisa saja kalau orang mengatakan teori darwin itu salah, saya juga bisa berpendapat teori manusia pertama adam adalah salah.
    Kenapa ? kita ketahui manusia(adam) pertama lahir juga sudah diatas 1 juta tahu yang lalu, jadi menurut saya apakah mungkin waktu itu nabi adam sudah menurunkan wahyu-wahyunya ? sedangkan mengenal aksara saja baru 5.500 tahun yang lalu.
    jadi menurut saya manusia-manusia lah yang membuat tafsiran-tafsiran dan menuliskannya sebagai wahyu. dengan kata lain yang menciptakannya manusia adalah tuhan atau tuhan dicitakan oleh manusia (melalui dokma-dokma dari satu mulut kesatu mulut lainnya mempercayaai teori penciptaan).
    Jadi menurut saya penciptaan manusia pertama juga dikatakan hanya sebatas Teori.
    Mohon maaf atas komentar tulisan diatas.
    Janganlah kita menganggap orang lain komunis atau kafir jika tidak sepaham dengan teori penciptaan. justru orang kafir adalah orang yang tidak pernah menghargai pendapat orang lain dan mau menang sendiri

  88. 91 sufimuda Sabtu, 30 Agustus 2008 pukul 9:07

    Adam bukan manusia pertama, akan tetapi Insan pertama…
    Insan artinya makhluk yang telah mengenal Tuhan….
    Sebelum Adam ada (apakah di lahirkan atau di ciptakan) manusia tidak ubahnya seperti hewan, tidak mengenal Tuhan..

    Berdasarkan Al-Qur’an dan Al-Kitab (Perjanjian Lama),di hitung oleh ahli sejarah berdasarkan silsilah keturunan, Nabi Adam sudah ada di dunia sekitar 35.000 tahun yang lalu. Yang unik nya di dataran Amerika ditemukan mumi (manusia sempurna) yang berusia 300.000 tahun, kan mustahil itu keturunan Adam…

  89. 92 Adriano Minami Sabtu, 30 Agustus 2008 pukul 19:26

    Insan dan Manusia itu berbeda, Manusia Ultra sama Insan Ultra juga beda artinya

    Kesimpulannya, seperti yang di katakan di QS Al-Baqarah ayat 30. Allah telah menciptakan manusia2 bentuk lain sebelum yang sekarang, cuma karena g ada peninggalan tertulis yaa jadinya kita cuma bisa liat fosilnya aja dech

  90. 93 ibnusomowiyono Senin, 1 September 2008 pukul 19:26

    Manusia dikaruniai keyakinan yang irrarionil dan akal yang rationil,ibaratnya rem dan gas, kedua-duanya sangat dibutuhkan oleh manusia, tetapi harus digunakan secara bijaksana. Secara minimalis/sederhana: bijak sana artinya tidak merugikan diri sendiri dan tidak merugikan lingkungan (termasuk orang lain). Baik keyakinan maupun akal jika digunakan manusia/golongan yang tak peduli terhadap lingkungan,apa lagi juga tak disadari bahwa dirinya merupakan bagian dari lingkungan, akan sangat berbahaya. Hal itu akan sangat terasa pada masyarakat majemuk yang terdiri dari berbagai keyakinan dan latar belakang pendidikan (intelektual). Marilah kita berdiskusi/berbicara sekedar untuk menambah wawasan, bukan saling berebut kebenaran.

  91. 94 Dikna Sabtu, 6 September 2008 pukul 1:14

    yg aku tanyakan satu saja, ketika darwin mengemukankan tiorinya ttg evolusi, tidak sedikit yg berusaha menggugurkan dengan alasan tidak cukup bukti segala,…

    Tapi pernah enggak terlintas di benak kita tetang bukti akurat bahwa Adam sebagai manusia pertama,….

    Ingat
    Kebenaran harus bisa di buktikan,…
    biar bagaimanapun darwin telah bayak berusaha untuk menjawab taka-teki alam ini, meski dia tidak memberikan bukti yg sempurna, namun paling tidak dia manusia satu2nya yg telah banyak berjuang dengan akal dan logikanya untuk menjawab teka-teki hidup ini, sedangkan kita hanya bisa menjadi penonton dan pengkeritik, dimana kita tidak benar2 berperang dan belakangan kita datang untuk menembaki mereka yg luka2, kita terkadang lebih yakin dengan sesuatu yg bersifat dogmatis ketimbang analisis.

  92. 95 fahim luthfi Jumat, 19 September 2008 pukul 5:54

    bener juga sich teori darwin,,
    mengapa saya bilng begitu…???
    karena dalam Al-Qur’an di surat al-baqoroh itu Allah SWT mengatakan akan menjadikan kholifah,,bukannya menciptakan,,so klo menjadikan itukan yang sudah ada di pilih ato di jadikan itu tadi…
    jadinya Allah SWT memilih adam dari beberapa mahkluk yang ada untuk di jadikan kholifah,itulah yang membedakan antara Basyar dengan Insan,

  93. 96 :3 Jumat, 19 September 2008 pukul 15:29

    yg aku tanyakan satu saja, ketika darwin mengemukankan tiorinya ttg evolusi, tidak sedikit yg berusaha menggugurkan dengan alasan tidak cukup bukti segala,…

    Tapi pernah enggak terlintas di benak kita tetang bukti akurat bahwa Adam sebagai manusia pertama,….

    Ingat
    Kebenaran harus bisa di buktikan,…
    biar bagaimanapun darwin telah bayak berusaha untuk menjawab taka-teki alam ini, meski dia tidak memberikan bukti yg sempurna, namun paling tidak dia manusia satu2nya yg telah banyak berjuang dengan akal dan logikanya untuk menjawab teka-teki hidup ini, sedangkan kita hanya bisa menjadi penonton dan pengkeritik, dimana kita tidak benar2 berperang dan belakangan kita datang untuk menembaki mereka yg luka2, kita terkadang lebih yakin dengan sesuatu yg bersifat dogmatis ketimbang analisis.

    ahh benar itu…

    saya jadi bertanya-tanya…

    sebenarnya apa ya buktinya kalo adam itu manusia pertama (:|)

  94. 97 K. geddoe Jumat, 19 September 2008 pukul 16:58

    *komen ke 100*

    @ :3

    Buktinya jelas ada di kitab!!1

    Atau jangan-jangan Anda tidak beriman pada kata-kata Tuhan!!!??11

    *berapi-api*

  95. 98 pandu Senin, 6 Oktober 2008 pukul 14:30

    woi mas semuanya ko aneh namanya teori ilmiah ga mungkin nyambung sama
    yang namanya agama.

    Teori ilmiah berdasarkan fakta

    Agama beradasrkan keyakinan.

    kalo diterusin sama aja nyari duluan mana telot ama ayam.

  96. 99 fantasyforever Senin, 6 Oktober 2008 pukul 16:20

    Ya. Dikatakan oleh teori itu dan buku-buku Sejarah, bahwa ada manusia purba yang MENYERUPAI KERA.

    Saya agak tergelitik ketika membaca yang saya tebali itu. Di sini kan terbilang Menyerupai. Kan Mirip. Mirip tidak sama dengan Sama. Jadi mungkin sampai sekarang terjadi salah persepsi. Yang dimaksud Darwin (kalo menurut saya), manusia itu dulu mirip kera dikarenakan adaptasinya terhadap lingkungan. Tapi para pembaca-pembaca yang ada waktu itu tanpa pikir panjang langsung mengira bahwa manusia berasal dari kera alias monyet.

    Kalaupun memang manusia itu dari monyet sendiri, seharusnya monyet sekarang sudah tidak ada karena adanya teori seleksi alam (yang tidak mampu bertahan pasti punah) dan menjadi manusia semua. Tapi buktinya monyet sampai sekarang masih bertebaran di kebun binatang.

    Mirip dengan monyet bukan berarti kita ini monyet. Ini hampir mirip tapi agak permainan kata-kata. Jadi kalo menurut saya, manusia pertama 100% adalah Adam. Dan monyet memang terbentuk sebelum manusia (monyet diciptakan pada hari ke 6). Dan itupun yang dimaksud 1 hari adalah 1 harinya Tuhan berbeda dengan 1 hari manusia. Jadi kitapun ndak bisa tau berapa selang di antara terciptanya monyet dan manusia.

    Ya mungkin salah betulnya harap maklum. Saya juga manusia masih bisa salah. Tapi opini saya begitu.

  97. 100 The truth Kamis, 23 Oktober 2008 pukul 18:33

    Darwin mengemukakan dari hasil teori..Bukan bukti..

    Kera=ada org yg pernah dkutuk jadi kera..Mgkn ni yg darwin maksud..Bkan qta..Mgkn juga ada cacat genetis..

    Adam=manusia pertama..!Tak ada bantahan lg baginya..!Tidak ada yg namany manusia<==kera..!!?Mungkin ada manusia yg mirip kera..!?Tp setelah nabi Adam..!?Ato memang itu KERA beneran yg fosil tu..!Udah jelaz teori darwin tu salah..

    Darwin adalah pencinta Kera..!!Dan dia mengagungkan cintanya itu..!?Barang siapa mengaku nabi adam turunan kera..
    Hujat aj aq..Drpd adam..!

  98. 101 ibnusomowiyono Jumat, 31 Oktober 2008 pukul 22:53

    Sekedar direnungkan: dalam skala pendek: telor hingga menjadi kupu-kupu mengalami proses evolusi, dalam skala panjang Universe mengalami evolusi dari Alam Semu, Alam Nyata,Alam Kehidupan.
    Segalanya yang ada diciptakan oleh Tuhan YME dari yang tak ada, namun melalui proses,jika berangsur/dan membutuhkan waktu lama disebut evolusi, jika mendadak disebut revolusi.
    Universe dan isinya mengenal dimensi waktu, tak sebagai Alam Abadi. Evolusi pada umumnya diartikan perubahan menuju ke yang lebih baik dan sesuai dengan kebutuhan/ lingkungan. Manusia itu mengalami evolusi, terutama dalam kecerdasannya, sebaliknya fisik manusia bagaimana?

  99. 102 Rezy Arifin Selasa, 11 Nopember 2008 pukul 23:13

    Wow, menarik juga baca jawaban2 yang pinter dan yang sama sekali gak pinter. Orang awalnya ngomongin teori Evolusi dan Adam…, kok malah lari ke mana2? Kalo orangnya pinter sih kagak bakal emosi, ya karena dia pinter… Tapi gue sih gak berpihak, emang gue pengen banget denger suatu kesimpulan dimana Teori Darwin dan Adam itu sama2 bener… Pengennya… Tapi kalo gak ada, ya udah, kelar kan?

    Interesting kata Sufimuda, bahwa Nabi Adam (atau Adam) adanya 35000 taun yang lalu, sedangkan manusia udah jalan2 di muka bumi ratusan ribu tahunan yang lalu. Cukup bukti?

    Soal definisi Adam itu “Manusia”, “Khalifah” atau “Insan” itu memang perlu dipastikan biar argumen nya gak larut2 gak penting.

    Tapi gue kasih satu pertanyaan yang udah lama juga mengganggu pikiran gue selama ini… “Ada yang tau gak alasan biologisnya kenapa Tuhan menciptakan gigi graham blakang (wisdom teeth) (yang biasanya bikin sakit gigi karena numbuhnya mencang mencong sana sini) pada manusia ?

    Kan ceritanya Tuhan menciptakan segala sesuatu pasti ada gunanya buat manusia kan? Setau gue cuman manusia purba yang punya gigi “extra” ini buat ngunyah daging2an yang keras dan kepake karena struktur rahang mereka yang lebih panjang dari kita.

    Score sementara:

    Darwin (Evolusi) : Ada benernya, tapi mungkin kurang spesifik dalam beberapa hal.

    Adam: Tanya hati masing2…

  100. 103 krisna wijaya Senin, 24 Nopember 2008 pukul 16:44

    coy teori darwin mang ngak bener, cuma kalo darwin sih aku yakin mang keturunan kera atau jangan2 kera yang nyamar jadi manusia. semua teori tsb sudah dibantah secara ilmiah, ente2 liat aja di situs http://www.harun yahya.com biar jadi terang ( ditanggung puas )he he he emangnya lagi mati lampu

  101. 104 Xaliber von Reginhild Senin, 24 Nopember 2008 pukul 19:12

    @krisna wijaya:
    Sebaliknya, justru teori-teori hasil bantahan Harun Yahya itu yang tidak ilmiah. :) Klaim-klaimnya kebanyakan justru tidak didukung oleh dunia sains yang diakui. Beberapa Frequently Asked Questions-nya mungkin mas bisa baca [disini]. :)

  102. 105 ibnusomowiyono Selasa, 6 Januari 2009 pukul 12:41

    Kita seharusnya sadar saat ini “telah” terbukti bumi hanyalah bagian yang sangat kecil dari Sub Alam Fisika, apalagi di Universe. Jadi adalah sesuatu yang perlu dipertanyakan: Manusia pertama itu diciptakan Tuhan YME di Bumi atau di planit lain, atau bahkan digalaksi yang lain? Teori Minimalis menyatakan Bahwa Ciptaan Tuhan YME bukan sekedar materi, melainkan banyak yang jauh lebih hebat. Bagaimanapun juga manusia itu memiliki wadag yang sebagian terjadi dari materi hingga hidupnya secara individual sangat pendek, disamping itu manusia bukanlah sekedar materi, ada bagian lain yang bukan materi, misalnya trans body yang membedakan molekul dan sel, spirit dan nyawa yang membedakan makluk hidup dan bekas makluk hidup (misalnya mayat, fosil) Banyak fenomena yang tak mungkin terakses oleh kemampuan manusia. Manusia dikaruniai pancaindra, fikiran dan keyakinan untuk dimanfaatkan sebaik-baiknya agar manusia tak tertinggal dari makluk cerdas lainnya, misalnya Alien. Dilain fihak manusia juga harus menyadari setiap makluk hidup dibumi ini dikarunian kekurangan dan kelebihan masing-masing, pohon dapat hidup dari clear energy (energi benda) dan trans energy (cahaya) yang tak dimiliki oleh kemampuan manusia, banyak binatang memiliki kemampuan reproduksi tinggi, mempertahankan diri dengan berbagai kemampuan yang didapatkan dari alam (bukan hasil tehnologi). Manusia dapat menjadi penyelamat bumi, namun dapat juga menyebabkan bencana di bumi. Adalah kurang bijaksana yang beranggapan manusia sebagai makluk terunggul(superior) dibumi, apalagi di Alam Semesta, hingga menyepelekan ciptaan Tuhan YME lainnya.
    Yang teramat penting ialah bahwa Tuhan YME itu bukan sekedar pencipta sebagai halnya seorang penukis yang harus menyelesaikan lukisannya dari tetesan tinta pertama hingga selesainya sebuah lukisan. Tuhan YME itu Perencana Agung, yang sebelum menciptakan sesuatu telah merencanakan dengan seksama dan telah menciptakan hukum Ekologi Universe untuk mengaturnya.
    Tuhan YME memberikan kesempatan kepada setiap ciptaan Nya untuk mengembangkan diri (berevolusi maupun berevolusi). Disamping itu Tuhan YME tetap menggenggam hak Mutlaknya hingga tak mungkin sesuatu terjadi tanpa memperoleh izin Nya, sebaliknya apa yang menjadi kehendak Nya pasti dapat terjadi. Hanya manusia seklas Hitler dan Firaun yang menganggap dirinya dapat menjadi tuhan ysng berhak menentukan nasib ciptaan Tuhan YME.

  103. 106 Caisa Aamuliadiga Senin, 19 Januari 2009 pukul 21:37

    Bodoh tuh penyanggah teori Darwin!

    Kalah konyol tu orang. Teori darwin itu tidak absah secara ilmiah. hanya mengandalkan hipotesis2 belaka. gak ada experimen. emang sih karena waktu yang tak memungkinkan

    mereka bilang dna manusia sama dengan monyet. tetapi dna manusia juga sama dengan nyamuk. apakah manusia bisa dibilang evolusi dari nyamuk juga?

  104. 107 Xaliber von Reginhild Selasa, 20 Januari 2009 pukul 0:49

    @Caisa Aamuliadiga:
    Mbak/mas, monggo dibaca dulu komen-komennya. :) Justru konklusinya mbak/mas deh yang nggak ilmiah.

  105. 108 supridiot Selasa, 20 Januari 2009 pukul 3:27

    gini cara mudah membayangkan evolusi:

    misalnya ada pulau terpencil, di pulau itu SEMUA manusia suka main basket.. coba bayangin dalam waktu jutaan tahun.. orang2 di pulau itu bakal JAUH lebih tinggi daripada manusia rata2 di luar pulau tsb bukan? itu evolusi kan?

    evolusi gak terbantahkan..

  106. 109 supridiot Selasa, 20 Januari 2009 pukul 3:34

    oh ya, mengenai adam dan darwin..

    manusia tertua memang muncul sekitar 200.000 tahun yang lalu. tapi selama 140.000 tahun manusia itu berjalan di bumi, nggak ada perkembangan teknologi & budaya yang berarti yang dilakukan manusia jaman itu.

    lalu 60.000 tahun yang lalu, “gunung” toba meletus (gunung meletus jadi danau..) abu dari letusan itu menutupi hampir seluruh bagian permukaan bumi, menyebabkan ice age..

    populasi manusia saat itu sudah cukup menyebar di seluruh belahan bumi.. namun karena toba, populasi manusia tiba2 turun drastis disaat itu.. dan populasi manusia di indo lenyap.

    tiba2, setelah letusan tsb.. perkembangan budaya dan teknologi manusia berkembang dengan cepat.. manusia mengubur mayat, melukis di goa, bikin pakaian, bikin perhiasan, barter, senjata yang lebih canggih.

    bayangin, selama 140.000 tahun mereka gak melakukan perubahan yang berarti, tapi dalam waktu singkat sejak 60.000 tahun yang lalu perkembangan budaya dan teknologi tumbuh pesat. apa yang terjadi?

    nah ada teori juga, dengan menganalisa DNA dan kromosom banyak manusia2 di seluruh belahan bumi, disimpulkan bahwa semua manusia berasal dari seorang ayah yang berumur 60.000 tahun..

    gini menurut gua.
    nabi adam memang bukan homo sapiens pertama, tapi ia dipilih untuk menjadi bapak dari semua manusia di masa depan. oleh karena itu allah memusnahkan manusia yang bukan adam dengan mletusnya toba..

    ———-

    pertanyaanya sekarang gimana adam turun dari surga?

    kalo menurut gua sih nabi adam juga punya orang tua.. gua gak percaya kalo tuhan menentang hukum alam (yang dia buat sendiri) untuk tujuan apapun..

  107. 110 J-kun Rabu, 4 Februari 2009 pukul 9:14

    Baca karya Harun Yahya aja.

    disitu juga di jelasin knp teori evolusi itu gak bisa di pertanggung jawabkan.
    penjelasannya juga masuk akal, baik dari segi science maupun religinya.

  108. 111 Xaliber von Reginhild Rabu, 4 Februari 2009 pukul 20:55

    @J-kun:
    Terima kasih, tapi bikinannya Harun Yahya itu pseudoscience. Nggak ilmiah. Silakan lihat FAQ-nya [disini].

  109. 112 Dedhy Kamis, 5 Februari 2009 pukul 14:47

    Nah memang benar, bisa saja Nabi Adam dan manusia purba hidup dalam masa yang sama, dan seluruh fosil yang ditemukan dan hingga saat ini dianggap moyang manusia itu sebenarnya adalah fosil hewan2 purba itu…jadi gak ada ceritanya manusia kok berasaldari monyet, logikanya kalau manusia emang dari hasil evolusi monyet, so kedapan manusia juga berevolusi lagi dunk, nah terus jadi species baru…wah-wah aneh2 ja..

    Di blog aku juga menuliskan artikel serupa dan lebih menitik beratkan pada alasan kenapa Darwin sapai nulis teori kayak gitu.

  110. 113 Xaliber von Reginhild Jumat, 6 Februari 2009 pukul 2:15

    so kedapan manusia juga berevolusi lagi dunk, nah terus jadi species baru.

    Bukannya tidak mungkin, kan? Karena evolusi adalah kebutuhan, bukan keharusan.

    Tapi kesalahan fatal Anda adalah mengatakan bahwa manusia berevolusi dari monyet. Bukan. Teori evolusi mengatakan bahwa manusia dan monyet punya nenek moyang yang sama.

    Sila cek link yang saya berikan di atas. ;)

  111. 114 diablo Minggu, 22 Februari 2009 pukul 14:14

    Tidak boleh disamakan teori secular dan teori agama. Keduanya beda. Kepercayaan itu, biarpun dalam segi agama ataupun teori zionist, sesuatu yang rumit dan jangan dianggap remeh.

  112. 115 anak kulon Sabtu, 28 Februari 2009 pukul 23:46

    tolong donk…. baca lagi buku teori evolusinya darwin,,,,
    si mbah… nggak bilang bahwa manusia itu dari monkey tapi mbah.. bilang ada kesamaan fisiologis antara monkey ama kita – kita orang…. gitu loch…..

  113. 116 Penny Sabtu, 21 Maret 2009 pukul 13:58

    Manusia itu evolusi dari monyet jutaan tahun yang lalu, yang juga evolusi dari ikan milyaran tahun yang lalu. Science sudah membuktikan. Bukti-bukti autentik sudah ditemukan dari fosil-fosil.

    Kenapa bertentangan dengan kitab suci? Ya karena kitab suci itu isinya dongeng aja. Hadapi kenyataaan: Tuhan itu tidak ada.

    Get over it.

  114. 117 Xaliber von Reginhild Senin, 23 Maret 2009 pukul 20:38

    @diablo:
    Lho kok jadi nyambung ke zionis?

    @anak kulon:
    Becul icu.

    @Penny:
    Teori evolusi dan abiogenesis itu agak berbeda lho, mbak. Coba cek:
    http://sora9n.wordpress.com/2008/06/13/beberapa-faq-tentang-evolusi/

    *capek ngasih link*

  115. 118 caisa aamuliadiga Senin, 13 April 2009 pukul 21:58

    kalo kita percaya teori evolusi, lantas siapa nenek moyang dari semua makhluk hidup???

  116. 119 joesatch yang legendaris Sabtu, 18 April 2009 pukul 14:38

    @ caisa aamuliadiga

    teori evolusi ndak membahas tentang apa itu ‘makhluk awal’, oom. dia mbahas proses setelah makhluk awal itu ada, apapun wujudnya dan darimanapun asalnya

  117. 120 har Rabu, 13 Mei 2009 pukul 11:36

    Tahukah anda??? sebenarnya Darwin itu dilahirkan oleh kera n bapaknya Manusia, makanya dia ngotot mengatakan manusia itu adalah kera.

  118. 121 Effendi Rabu, 13 Mei 2009 pukul 12:25

    kalo memang mnusia purba itu evolusi dari kera….
    brarrti kera saat ini,,,, pasti akan berevolusi lagi jd mnusia…
    klo ndk brevolusi… brarrti teori itu salahhhhh

  119. 122 Kgeddoe Rabu, 13 Mei 2009 pukul 22:04

    @ Effendi

    Evolusi tidak menyatakan manusia purba berasal dari kera. Baca dahulu yang benar.

  120. 123 vitaa Kamis, 14 Mei 2009 pukul 15:34

    siapa yang bisa menjelaskan keganjalan teori darwin tolong deskripsikan di email sya ya di permatavita@gmail.com… terimakasih

  121. 124 frozen Sabtu, 16 Mei 2009 pukul 22:34

    *Sampai-sampai seorang Geddoe tetap memberi komentar*

    Gatel ya bro? :lol:

  122. 126 ibnusomowiyono Jumat, 22 Mei 2009 pukul 17:19

    Manusia itu bukan bola pingpong jika dipandang dari berbagai arah/sudut akan berbeda. Coba saja lihat manusia dari atas,dari samping,dari belakang, apalagi dari bawah jelas berbeda, lain halnya bola pingpong yang 100 % supersimitri.
    Perbedaan sudut pandang itu adalah wajar, jangan dipersengketakan melainkan dimanfaatkan untuk saling melengkapi.


  1. 1 Kisah Nabi Adam « Angel’s Tea House Lacak balik pada Jumat, 21 September 2007 pukul 1:19
  2. 2 Evaluasi dan Resolusi untuk… Revolusi? « Deathlock Lacak balik pada Selasa, 22 Januari 2008 pukul 18:07
  3. 3 Fallacy Itu Tidak Sesulit Yang Ente Kira! « Deathlock Lacak balik pada Sabtu, 8 Maret 2008 pukul 21:42
  4. 4 Teori Evolusi yang Baru « I`m reborn.. Lacak balik pada Sabtu, 16 Mei 2009 pukul 1:20

Tinggalkan Balasan




Espionage?

Status

"Tuhan yang kami sebut dengan berbagai nama,
yang kami sembah dengan berbagai cara.
Terima kasih atas berkat yang Kau berikan,
jauhkanlah kami dari percobaan.

Amin."

- Cin(T)a

First of All…


Xaliber von Reginhild Deathlock

Bukan orang penting. Idealis. Senang sains dan teknologi hingga politik dan militer.

Pelawan arus. Individualis. Tertutup. Lebih bagus di interaksi tak langsung.


Konservatif yang fleksibel. Suka berimajinasi dan menulis seenak jidatnya jarinya. Selalu terbuka terhadap kritik dan saran.


Not to Forget



Jangan Asal Copy-Paste!
Harap cantumkan alamat blog ini jika Anda mau copy-paste.

Yuk.Ngeblog.web.id

Transmission


Yahoo! Messenger ID: swordsmaster_xaliber

Regiments

Graveyard

Soldiers in Field

counter

Reinforcements

  • 97,879 soldiers