Arsip untuk Juli, 2007

End of the Line

endoftheline.jpg
“Every leaders always found their death one day, and always have to find their successors.”

 

Setelah selama hampir satu tahun berada di balik layar, sekarang saatnya untuk memberikan ruang tersebut ke para penerus. Membiarkan para penerus mengenakannya dengan baik, sementara diri sendiri harus terus melangkah naik ke atas. Dengan berharap bahwa para penerus bisa melaksanakan tugasnya dengan baik, dan tidak menyalahgunakan kekuasaannya, akhirnya kedudukan ini dilepas dengan keberadaan pemimpin bagi para penerus.

Sekedar bercerita tidak penting.

MOS; Masa Orientasi atau Masa Otoritas?

Dalam waktu seminggu ini ada sesuatu yang menarik perhatian saya. Sesuatu itu tidak lain dan tidak bukan adalah mengenai suatu masa–umumnya 3 hari–yang umum terjadi di setiap SMP maupun SMA, yaitu Masa Orientasi Sekolah (sebagian menyebutnya Masa Orientasi Siswa) yang lebih akrab dikenal dengan sebutan MOS. Semua yang pernah sekolah saya yakin tentu sudah tak asing dengan nama ini, dan beberapa orang mungkin mengenal istilah ini dengan nama ospek, posma, atau nama-nama lainnya. Tapi akhir-akhir ini rasanya nama yang lebih “gaul” adalah MOS.

Seakan-akan sudah menjadi tradisi, yang namanya MOS pasti siswa-siswinya cukup dibatasi dalam hal penampilan. Yang merasa laki-laki rambutnya harus dicukur hingga sangat tipis, dan yang merasa perempuan rambutnya harus dikepang. Dan, tentunya, jika tak mau dianggap beda-sendiri sok jagoan, pakaian harus dijaga agar tetap rapi. Ya, sampai sini kelihatannya masih terdengar bagus… tapi tidak setelah yang namanya para veteran perang para senior mulai mengambil peran, sampai-sampai melenceng dari nama acaranya itu sendiri.

Benarkah seperti itu?

Alpha One

Setelah sempat mati terjadwal yang seharusnya hanya berdurasi 1 minggu, akhirnya saya berkesempatan kembali untuk membuka tirai dan tampil di hadapan publik. Seharusnya entri ini ditulis sejak saya kembali dari perjalanan kira-kira beberapa hari yang lalu, hari menjelang akhir liburan. Tapi apa boleh buat, rencana ya hanya rencana. Terdapat palang yang menghalangi niat saya.

Yah, sudahlah. Cukup omong-kosong pembukanya. Karena kali ini saya akan masuk ke omong-kosong yang sedikit lebih besar lagi. Sistem sudah diaktifkan, sudah booting, sudah masuk startup dan kelihatannya program sudah siap untuk melakukan story-telling, seperti Brom.

Omong-kosong lagi…

Pesan Terakhir

“Ja, maar niet te veel.”

- Gerrit Achterberg, Dutch poet.

 

Mengutip pesan yang dikatakan oleh Gerrit Achterberg, saat ini saya juga mau mengucapkan beberapa pesan terakhir.

 

Ada, dan tidak begitu banyak.

Another Xaliber? What a Mess…

Before taking another step, I would remind you that this entry contain nothing useful, but only sharing my experience. And, even not mastered the grammar, I’m trying to write this entry full in English. :twisted:

Gyahaha!!!
“This is Madness! Nonsense!”

Clear enough…

Teori Darwin dan Nabi Adam

Untuk hari ini, mungkin singkat saja. Tentang masalah teori Darwin mengenai evolusi yang terkenal, beserta pernyataan tentang Nabi Adam sebagai manusia pertama di bumi ini. Sejak teori Darwin diluncurkan, rasa-rasanya banyak kaum ulama, atau yang berpengetahuan tinggi tentang Islam yang menolak mentah-mentah teori itu, dan bahkan mungkin sempat memberikan hal itu sebagai salah satu khutbah Jum’at.

Berhubung saya bukan ahli agama, tapi hanya seorang murid SMA yang sudah mau tamat biasa dengan pengetahuan agama yang minimalis pas-pasan, maka saya tidak bisa menyertakan ayat-ayat atau hadis-hadis untuk ini. Tapi, sedikit banyak, yah… saya cukup tahulah permasalahannya, meski terbatas. Maksudnya, cukup tahu alasan pro-kontranya teori Darwin ini. Maka, untuk mudahnya, kali ini saya suguhkan dialog singkat mengenai masalah penentangan teori evolusi ini saja dulu.

Lanjutkan untuk membaca. Singkat, dan saya rasa cukup sederhana.

Makhluk Apa Sih Ini?

Sekedar pemberitahuan singkat, rasa-rasanya ini merupakan versi dua dari penafsiran sebelumnya; sama-sama menafsirkan suatu hal yang saya lihat dari layar monitor komputer. Dua-duanya juga berbentuk gambar. Dua-duanya juga… yah, sedikit banyak, digemari oleh setidaknya lebih dari 10 orang… meskipun medianya agak berbeda. Lalu dua-duanya juga cukup ‘populer’ belakangan ini. Dan, terakhir, pembahasan mengenai dua-duanya juga saya lakukan karena iseng dan secara subjektif.

Sebenarnya apa sih yang mau saya bicarakan ini? Yang mau saya bicarakan adalah… makhluk yang satu ini.

Muhahaha!!
“Muhahaha!!”

Rasa-rasanya… Anda sudah tahu kalau pembahasan ini tak penting.


Espionage?

Status

"Tuhan yang kami sebut dengan berbagai nama,
yang kami sembah dengan berbagai cara.
Terima kasih atas berkat yang Kau berikan,
jauhkanlah kami dari percobaan.

Amin."

- Cin(T)a

First of All…


Xaliber von Reginhild Deathlock

Bukan orang penting. Idealis. Senang sains dan teknologi hingga politik dan militer.

Pelawan arus. Individualis. Tertutup. Lebih bagus di interaksi tak langsung.


Konservatif yang fleksibel. Suka berimajinasi dan menulis seenak jidatnya jarinya. Selalu terbuka terhadap kritik dan saran.


Not to Forget



Jangan Asal Copy-Paste!
Harap cantumkan alamat blog ini jika Anda mau copy-paste.

Yuk.Ngeblog.web.id

Transmission


Yahoo! Messenger ID: swordsmaster_xaliber

Regiments

Graveyard

Soldiers in Field

counter

Reinforcements

  • 112,213 soldiers